Gus Yahya Ungkap Sedimentasi Sungai Penyebab Runtuhnya Peradaban
Kamis, 15 Juni 2023 - 16:31 WIB
loading...
A
A
A
Sriwijaya, kerajaan yang bersendi ajaran dan nilai folosofis Budha yang berada di Sumatera Selatan ini, bertahan selama kurang lebih tujuh abad, mulai abad ke-7 hingga 14 masehi. Sriwijaya merupakan kerajaan besar yang mengandalkan kekuatan maritim yang hegemonik di nusantara.
Kedudukannya di tepian Sungai Musi Palembang ini, kata Gus Yahya, sangat strategis dan sangat menentukan. Karena Sungai Musi saat itu sangat luas dan dalam, sehingga bisa menjadi pusat deployment besar-besaran. “Letaknya di sungai itu membuat kerajaan ini tak mudah diserang musuh,” tuturnya.
Namun setelah berkuasa selama tujuh abad, kerajaan ini runtuh. Runtuhnya kerajaan dikarenakan pasukan maritimnya melemah sehingga gagal mempertahankan konsolidasi kawasan. Kenapa kekuatan maritimnya melemah?
“Karena sedimentasi di muara Sungai Musi sehingga kapal besar tak bisa keluar-masuk,” imbuhnya.
Tak hanya Sriwijaya, sedimentasi itu terjadi pada kerajaan Majapahit yang mengandalkan Sungai Brantas. “Semua itu runtuh gara-gara sedimentasi sungai,” jelasnya.
Karena sungai pernah menjadi kekuatan maritim, Gus Yahya mengaku tertarik dengan gagasan pengerukan sedimentasi di sejumlah sungai besar. Pengerukan itu menjadi penting karena sejarah mencatat, sungai-sungai besar itu pernah menjadi kekuatan peradaban di nusantara.
Kedudukannya di tepian Sungai Musi Palembang ini, kata Gus Yahya, sangat strategis dan sangat menentukan. Karena Sungai Musi saat itu sangat luas dan dalam, sehingga bisa menjadi pusat deployment besar-besaran. “Letaknya di sungai itu membuat kerajaan ini tak mudah diserang musuh,” tuturnya.
Namun setelah berkuasa selama tujuh abad, kerajaan ini runtuh. Runtuhnya kerajaan dikarenakan pasukan maritimnya melemah sehingga gagal mempertahankan konsolidasi kawasan. Kenapa kekuatan maritimnya melemah?
“Karena sedimentasi di muara Sungai Musi sehingga kapal besar tak bisa keluar-masuk,” imbuhnya.
Tak hanya Sriwijaya, sedimentasi itu terjadi pada kerajaan Majapahit yang mengandalkan Sungai Brantas. “Semua itu runtuh gara-gara sedimentasi sungai,” jelasnya.
Karena sungai pernah menjadi kekuatan maritim, Gus Yahya mengaku tertarik dengan gagasan pengerukan sedimentasi di sejumlah sungai besar. Pengerukan itu menjadi penting karena sejarah mencatat, sungai-sungai besar itu pernah menjadi kekuatan peradaban di nusantara.
Lihat Juga :