Tingkatkan Mutu Fasilitas Kesehatan, LAFKI Gelar Pertemuan Ilmiah

Selasa, 13 Juni 2023 - 15:45 WIB
loading...
Tingkatkan Mutu Fasilitas...
Ketua Umum LAFKI Frits M Rumintjap mengatakan pihaknya bakal menggelar Pertemuan Ilmiah Fasilitas Kesehatan (PIFKI) di Jakarta. Kegiatan ini untuk memperingati HUT ke-3 LAFKI. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Indonesia (LAFKI) bakal menggelar Pertemuan Ilmiah Fasilitas Kesehatan (PIFKI) di Jakarta. Kegiatan ini untuk memperingati HUT ke-3 LAFKI.

Kegiatan dihelat selama dua hari yakni 16 - 17 Juni 2023 tersebut dengan tema Peningkatan Mutu Fasilitas Kesehatan Sebagai Dampak Akreditasi. Pembicara pada acara tersebut yakni Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, Direktur Utama BPJS Ali Ghufron Mukti, dan Ketua Umum LAFKI Frits M Rumintjap. Baca juga: Perjuangan Dokter Spesialis Kandungan Satu-satunya di Fakfak, Ditolak Warga hingga Naik Perahu Bawa Genset

Tujuan kegiatan untuk menjadikan fasilitas kesehatan di Indonesia berstandar tinggi di tingkat nasional maupun internasional. "Visi kegiatan ini membantu pemerintah mencapai tujuan kesehatan nasional melalui akreditasi terhadap fasilitas kesehatan di Indonesia dan memberikan informasi kepada masyarakat dan pengguna jasa lainnya tentang kualitas dan kemampuan fasilitas kesehatan," kata Ketua Umum LAFKI Frits M Rumintjap dalam siaran persnya, Selasa (13/6/2023).

Frits mengatakan, membangun pelayanan kesehatan rumah sakit yang bagus merupakan faktor penting dalam menciptakan ketahanan kesehatan nasional. ”Hal ini tentunya memerlukan perbaikan dari hulu ke hilir terhadap ekosistem pelayanan kesehatan di negeri ini," ujarnya.

Menurut Frits, permasalahan pelayanan kesehatan rumah sakit di Indonesia sangat beragam. Misalnya perkembangan teknologi alat kedokteran yang begitu cepat. Di satu sisi perilaku provider masih belum berubah dengan tuntutan pasien yang menginginkan kenyamanan pelayanan.

Hal ini kemudian gap yang perlu dihilangkan agar masyarakat yang berobat ke luar negeri dapat ditarik kembali dengan memberikan kenyamanan berobat di negeri sendiri. "Dengan demikian sinyalemen bahwa Indonesia rugi Rp20 triliun setiap tahun akibat masyarakat berobat ke luar negeri dapat dialihkan untuk membangun pelayanan kesehatan yang lebih baik," tandasnya.

Tentunya untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu usaha yang luar biasa dari pemerintah. Mulai dari kebijakan kesehatan yang adaptif dengan perubahan dan membangun kembali peradaban baru yaitu pelayanan kesehatan yang bermutu serta berorientasi global. Baca juga: Viral! Wanita Medan Sebut RS Malaysia Lebih Bagus Dibandingkan Indonesia, Kemenkes Buka Suara

"Perlu sinergitas komprehensif yang didukung penuh pemerintah. Leading sector Kementerian Kesehatan didukung kementerian terkait, pemerintah daerah serta dunia usaha lainnya," paparnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi...
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi Kesehatan Tak Boleh Hanya Terjadi di Atas Kertas
Prabowo Komitmen Sediakan...
Prabowo Komitmen Sediakan Obat Murah Agar Bisa Diakses Masyarakat
Prabowo Resmikan RSUD...
Prabowo Resmikan RSUD KH Muhammad Thohir Krui, Komitmen Ingin Memodernisasi RS dalam 3 Tahun
IHEX 2026 di Tangerang...
IHEX 2026 di Tangerang Dorong Sertifikasi Rumah Sakit Syariah yang Inklusif
RI Kecam Israel Kibarkan...
RI Kecam Israel Kibarkan Spanduk Rising Lion di Reruntuhan RS Indonesia di Gaza
Legislator PKS Tegaskan...
Legislator PKS Tegaskan Pelarangan Penggunaan Jilbab Pegawai Rumah Sakit Langgar HAM
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
Jenguk Haji Bolot di...
Jenguk Haji Bolot di RS, Rico Ceper Ungkap Momen Mengharukan
Rekomendasi
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Urgensi Pendekatan Humanis...
Urgensi Pendekatan Humanis dalam Penataan Kota dan Relokasi UMKM
Berita Terkini
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Infografis
Jadi Buah Terbaik di...
Jadi Buah Terbaik di Asia Tenggara, Ini 7 Manfaat Manggis untuk Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved