Profil Fachri Adamy, Marsekal Muda yang Memiliki Call Sign Oryx
Selasa, 13 Juni 2023 - 14:59 WIB
loading...
Fachri Adamy merupakan salah satu perwira tinggi (pati) TNI Angkatan Udara (AU). Foto DOK ist
A
A
A
JAKARTA - Fachri Adamy merupakan salah satu perwira tinggi (pati) TNI Angkatan Udara (AU). Saat ini dirinya tengah mengemban amanat sebagai Pa Sahli Tk. III Bid. Ekkudag Panglima TNI.
Jabatan tersebut mulai diembannya sejak tanggal 27 April 2023 kemarin. Sebelum itu, Fachri juga pernah menduduki posisi penting di kemiliteran.
Baca juga: 5 Perwira Tinggi TNI AU Terima Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama
Sementara itu dirinya juga telah beberapa kali lulus dari pendidikan militer yang lainya. Di antaranya seperti Sekolah Penerbang, Sekolah Instruktur Penerbang, Sekkau (Sekolah Komando Kesatuan TNI AU), Seskoau (Sekolah Staf dan Komando TNI AU) dan Sesko TNI (Sekolah Staf dan Komando TNI).
Dengan memperoleh pendidikan yang cukup banyak, tak heran jika Fachri memiliki jam terbang pesawat tempur yang terbilang tinggi dengan call sign "Oryx". Sepanjang kariernya, dirinya telah berhasil menjadi penerbang lebih dari 3.000 jam.
Jabatan tersebut mulai diembannya sejak tanggal 27 April 2023 kemarin. Sebelum itu, Fachri juga pernah menduduki posisi penting di kemiliteran.
Baca juga: 5 Perwira Tinggi TNI AU Terima Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama
Profil Marsda Fachri Adamy
Marsekal Muda TNI Fachri Adamy, S.E. lahir di Pematangsiantar, Sumatera Utara pada 7 Juli 1965. Dirinya merupakan alumni Akademi Angkatan Udara (AAU) pada tahun 1988 dari kecabangan Korps Penerbang (Tempur).Sementara itu dirinya juga telah beberapa kali lulus dari pendidikan militer yang lainya. Di antaranya seperti Sekolah Penerbang, Sekolah Instruktur Penerbang, Sekkau (Sekolah Komando Kesatuan TNI AU), Seskoau (Sekolah Staf dan Komando TNI AU) dan Sesko TNI (Sekolah Staf dan Komando TNI).
Dengan memperoleh pendidikan yang cukup banyak, tak heran jika Fachri memiliki jam terbang pesawat tempur yang terbilang tinggi dengan call sign "Oryx". Sepanjang kariernya, dirinya telah berhasil menjadi penerbang lebih dari 3.000 jam.
Lihat Juga :