PDIP Tak Targetkan Tokoh Berlatar Belakang Tertentu untuk Cawapres Ganjar

Kamis, 08 Juni 2023 - 14:52 WIB
loading...
PDIP Tak Targetkan Tokoh...
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan, PDIP tak menargetkan tokoh dari latar belakang tertentu untuk dijadikan cawapres Ganjar Pranowo di Pilpres 2024. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP ) menegaskan tak menargetkan tokoh dari latar belakang tertentu untuk dijadikan calon wakil presiden (cawapres) pendamping Ganjar Pranowo di Pilpres 2024. PDIP menekankan sosok tersebut memiliki kinerja dan karakter yang baik.

Hal ini ditegaskan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di sela Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta, Kamis (8/6/2023). Hasto menjawab pertanyaan wartawan soal apakah ada kemungkinan Ganjar diduetkan dengan seseorang dengan latar belakang militer.

"Jadi pola kepemimpinan nasional itu tidak masuk di dalam koridor-koridor apakah sipil, militer, pusat, daerah, dari eksekutif, legislatif. Semua yang dipanggil oleh rakyat itu merupakan sosok pemimpin yang memiliki rekam jejak jelas," kata Hasto.



Menurutnya, sebagai seorang calon presiden (capres), Ganjar Pranowo hanya membutuhkan sosok cawapres yang memiliki kinerja dan karakter yang baik. Selain itu, Ganjar juga butuh sosok yang bisa bersatu padu dalam bekerja untuk rakyat.

Hasto mengatakan, kesatupaduan inilah yang pernah ditunjukkan oleh Presiden Soekarno bersama dengan Muhammad Hatta.

"Tentu saja kesatupaduan, dwi tunggal, di mana Bung Karno dan Bung Hatta kesatupaduan di dalam mendorong percepatan kemajuan Indonesia Raya," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah tak menampik adanya banyak nama yang muncul sebagai bakal cawapres pendampingi Ganjar Pranowo. nama-nama tersebut tak bisa dibahas sendiri oleh partainya.

Baca juga: Bidik AHY Masuk Bursa Cawapres Ganjar, PDIP Tegaskan Enggak Main-main

Dia pun merujuk pada pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat menerima dukungan resmi dari PPP beberapa waktu lalu. Dia menjelaskan, partai-partai politik yang akan mendukung Ganjar masih berproses.

"Mungkin akan bertambah beberapa hari kemudian, barulah setelah partai-partai politik itu definitif, Ibu Mega akan membuka pembicaraan dengan ketua umum-ketua umum tersebut, dan juga tentu meminta pendapat masukan dari Pak Joko Widodo sebagai kapasitas kader PDIP dan Bapak Ganjar Pranowo," kata Basarah di sela-sela Rakernas III PDIP di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (7/6/2023).

Menurut dia, waktunya masih cukup panjang. Basarah pun membenarkan nama-nama yang beredar seperti Menko Polhukam Mahfud MD, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi pertimbangan pihaknya.

"Saya kira ini satu yang baik. Tapi nama-nama itu muncul dalam suasana kehangatan dan ini membuat kontestasi pilpres itu dinamis," ungkap Basarah.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Dasco Pimpin Safari DPR ke Parpol Nonparlemen Minta Masukan RUU Pemilu
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Disentil Jadi Partai...
Disentil Jadi Partai Penyeimbang, PDIP: Golkar Urus Pemadaman Listrik Saja
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Kondisi Fiskal dan Moneter...
Kondisi Fiskal dan Moneter RI Disentil PDIP: Utang Harus Dibayar dengan Utang
Rekomendasi
Viral Kabar Ganjil Genap...
Viral Kabar Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Polda Metro Jaya Angkat Bicara
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Berita Terkini
KPK Ungkap Dugaan Intervensi...
KPK Ungkap Dugaan Intervensi BPK Pusat dalam Kasus Perubahan Opini Audit Pemkab Muara Enim
Menko Pangan: Saya Tahu...
Menko Pangan: Saya Tahu Keresahan Mitra BGN, Mitra Jangan Dikorbankan
MUI Tegaskan Tetap Perjuangkan...
MUI Tegaskan Tetap Perjuangkan Sanksi Pidana LGBT: Tidak Semua Happy terhadap Upaya Perbaikan
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat, Usman Hamid: Ruang Kelas Harus Bebas dari Intervensi Militer
KPK Belum Menahan Eks...
KPK Belum Menahan Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono usai Pemeriksaan, Ini Alasannya
Jokowi Wajib Hadir di...
Jokowi Wajib Hadir di Persidangan Perkara Ijazah, Pengacara Roy Suryo: Kan Dia Pelapor
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved