Momen Jokowi Bicara Pilpres 2024 yang Membuat Ecosperity Week Singapura Penuh Tawa
Rabu, 07 Juni 2023 - 14:18 WIB
loading...
A
A
A
"Namun, secara serius, teman kami di Singapura tentunya mengetahui kami dengan baik bahwa siapa pun yang akan memimpin Indonesia akan membuat negara yang besar ini menjadi powerhouse dan raksasa Asia. Jadi, semua akan baik-baik saja, kalian tidak perlu khawatir," kata Jokowi.
Presiden memastikan kepada para investor Singapura bahwa investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN) akan terjamin aman meski pemimpin Indonesia di 2024 akan berganti.
"Investasi kalian di Indonesia akan terus aman dan juga keberlanjutan pembangunan IKN, kota pintar kelas dunia yang dikelilingi alam, kota hijau dengan 65% hutan, kota karbon netral pertama di Indonesia yang memiliki fasilitas pendidikan dan fasilitas kesehatan kelas dunia. Nusantara akan jadi kota yang nyaman untuk ditinggali dan berbisnis," kata Jokowi.
Ia pun menawarkan kepada investor dan warga Singapura untuk tinggal di IKN. Sebab harga rumah dari tahun ke tahun bakal mengalami kenaikan.
"Sekarang, pembangunan sedang berjalan, infrastruktur dasar dan pusat pemerintahan akan rampung pada tahun depan menggunakan anggaran nasional dan untuk sektor swasta di fase awal, kami telah menyiapkan 300 paket investasi dengan nilai total USD2,6 miliar dalam berbagai bidang, perumahan, transportasi, energi, teknologi, dan lainnya," katanya.
Presiden memastikan kepada para investor Singapura bahwa investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN) akan terjamin aman meski pemimpin Indonesia di 2024 akan berganti.
"Investasi kalian di Indonesia akan terus aman dan juga keberlanjutan pembangunan IKN, kota pintar kelas dunia yang dikelilingi alam, kota hijau dengan 65% hutan, kota karbon netral pertama di Indonesia yang memiliki fasilitas pendidikan dan fasilitas kesehatan kelas dunia. Nusantara akan jadi kota yang nyaman untuk ditinggali dan berbisnis," kata Jokowi.
Ia pun menawarkan kepada investor dan warga Singapura untuk tinggal di IKN. Sebab harga rumah dari tahun ke tahun bakal mengalami kenaikan.
"Sekarang, pembangunan sedang berjalan, infrastruktur dasar dan pusat pemerintahan akan rampung pada tahun depan menggunakan anggaran nasional dan untuk sektor swasta di fase awal, kami telah menyiapkan 300 paket investasi dengan nilai total USD2,6 miliar dalam berbagai bidang, perumahan, transportasi, energi, teknologi, dan lainnya," katanya.
(abd)
Lihat Juga :