Dugaan Korupsi Pejabat Bernilai Fantastis Bikin Publik Miris, Partai Perindo: Perketat Pengawasan Internal!
Rabu, 24 Mei 2023 - 09:16 WIB
loading...
Ketua Bidang Hukum Internal DPP Partai Perindo Christophorus Taufik menyoroti kasus dugaan korupsi yang belakangan ini menyentak ruang publik bertubi-tubi, karena nilainya fantastis mencapai triliunan rupiah. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Bidang Hukum Internal DPP Partai Perindo Christophorus Taufik menyoroti kasus dugaan korupsi yang belakangan ini menyentak ruang publik bertubi-tubi, karena nilainya fantastis mencapai triliunan rupiah. Menurutnya, pengawasan internal yang ketat dapat menekan maraknya tindak pidana korupsi.
Seperti diketahui, Kejaksaan Agung (Kejagung) baru saja menetapkan mantan Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate sebagai tersangka dalam dugaan kasus korupsi base transceiver station (BTS) 4G dan infrastuktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tahun 2020-2022 yang ditaksir kerugian negara mencapai Rp8 triliun.
Tidak berhenti di situ, Kejagung kembali melakukan penyidikan dugaan kasus korupsi pengelolaan komoditas emas yang diduga menyeret PT Aneka Tambang Tbk (Antam) yang juga nominalnya ditaksir mencapai triliunan.
Christophorus Taufik, yang merupakan Bacaleg DPR RI dari Partai Perindo Dapil Jawa Timur V (Malang Raya) itu, menilai, kasus korupsi tersebut sepertinya masih modus-modus lama yang berulang, cara lama yang bermetamorfosis ke lembaga atau instansi yang selama ini dianggap baik-baik saja.
Seperti diketahui, Kejaksaan Agung (Kejagung) baru saja menetapkan mantan Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate sebagai tersangka dalam dugaan kasus korupsi base transceiver station (BTS) 4G dan infrastuktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tahun 2020-2022 yang ditaksir kerugian negara mencapai Rp8 triliun.
Tidak berhenti di situ, Kejagung kembali melakukan penyidikan dugaan kasus korupsi pengelolaan komoditas emas yang diduga menyeret PT Aneka Tambang Tbk (Antam) yang juga nominalnya ditaksir mencapai triliunan.
Christophorus Taufik, yang merupakan Bacaleg DPR RI dari Partai Perindo Dapil Jawa Timur V (Malang Raya) itu, menilai, kasus korupsi tersebut sepertinya masih modus-modus lama yang berulang, cara lama yang bermetamorfosis ke lembaga atau instansi yang selama ini dianggap baik-baik saja.
Lihat Juga :