TGB Zainul Majdi Kritik Keras Anies: Sampaikan Data Secara Utuh
Senin, 22 Mei 2023 - 09:08 WIB
loading...
Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo, TGB Muhammad Zainul Majdi meminta bakal Capres 2024 Anies Baswedan menyampaikan data secara utuh. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Ketua Harian Nasional DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi meminta bakal Capres 2024 Anies Baswedan menyampaikan data secara utuh. Hal ini terkait pernyataan Anies yang membandingkan pembangunan jalan di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Menurut TGB Zainul Majdi , pembangunan jalan tidak berbayar pada masa Presiden Jokowi, mulai jalan nasional, jalan provinsi, jalan Kabupaten Kota dan jalan desa maka angkanya adalah sekitar 340 ribu km.
"Jauh di atas pembangunan jalan tidak berbayar pada era sebelumnya," kata TGB dalam pernyataan yang dikutip SINDOnews, Senin (22/5/2023).
"Terima kasih kepada Mas Anies Baswedan yang sudah menarik kontestasi kepemimpinan kepada kontestasi gagasan. Hanya mohon, data-data disampaikan secara utuh, jangan setengah-setengah," tambah TGB
Baca juga: Anies Sebut SBY Bangun Jalan Gratis Lebih Panjang dari Jokowi, TGB Beber Fakta Menohok
TGB menyebutkan, apa yang disampaikan Anies tersebut lantaran tidak menyertakan data pembangunan jalan desa.
Menurut TGB Zainul Majdi , pembangunan jalan tidak berbayar pada masa Presiden Jokowi, mulai jalan nasional, jalan provinsi, jalan Kabupaten Kota dan jalan desa maka angkanya adalah sekitar 340 ribu km.
"Jauh di atas pembangunan jalan tidak berbayar pada era sebelumnya," kata TGB dalam pernyataan yang dikutip SINDOnews, Senin (22/5/2023).
"Terima kasih kepada Mas Anies Baswedan yang sudah menarik kontestasi kepemimpinan kepada kontestasi gagasan. Hanya mohon, data-data disampaikan secara utuh, jangan setengah-setengah," tambah TGB
Baca juga: Anies Sebut SBY Bangun Jalan Gratis Lebih Panjang dari Jokowi, TGB Beber Fakta Menohok
TGB menyebutkan, apa yang disampaikan Anies tersebut lantaran tidak menyertakan data pembangunan jalan desa.
Lihat Juga :