Panglima TNI: Pengamanan Laut Dilakukan Ekstra saat KTT ASEAN

Selasa, 16 Mei 2023 - 13:05 WIB
loading...
Panglima TNI: Pengamanan...
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengatakan pengamanan wiayah laut dilaksanakan dengan ekstra saat KTT ke-42 ASEAN. Foto/inews
A A A
JAKARTA - Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono mengungkapkan pengamanan ekstra dilakukan di wilayah laut Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur saat diselenggarakannya Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN. Ini dilakukan sebagai antisipasi ancaman yang selalu timbul setiap ada pertemuan antar kepala negara.

“Ancaman dari laut ini kan kemungkinannya besar bisa dari permukaan, udara, maupun ancaman kapal selam,” kata Yudo dalam wawancara khusus bersama iNews TV di Manggarai, NTT, pekan lalu.

Baca juga: Panglima TNI Laksamana Yudo Margono Minta Jajarannya Antisipasi Karhutla

Belum lagi, laut di kawasan Labuan Bajo ditengarai mencapai kedalaman hingga 62 meter. Kedalaman itu dimungkinkan terhadap adanya kapal selam yang beroperasi.

Namun demikian pengamanan di bawah laut saat itu tidak dilakukan dengan patroli. TNI menggunakan sonar untuk mendeteksi kapal-kapal yang masuk ke perairan dalam penjagaan TNI.

“Dengan menghidupkan sonar sudah bisa (mendeteksi), itu kapal yang di sana pintu masuknya,” ungkap Yudo.

Bukan hanya soal keamanan, mantan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) ini juga mengatakan TNI juga mendesain lalu lintas mobilitas kepala negara. Hal ini agar mobilitas delegasi ke tiap venue tidak terhambat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Jenderal dengan Karier...
5 Jenderal dengan Karier Paling Moncer hingga Menjadi Panglima TNI
750 Yonif Teritorial...
750 Yonif Teritorial Pembangunan, Strategi TNI Menghadapi Ancaman Baru
Ryamizard Ryacudu di...
Ryamizard Ryacudu di Mata Gatot Nurmantyo dan Hadi Tjahjanto
TNI Ikut Atasi Begal,...
TNI Ikut Atasi Begal, DPR: Harus Terukur dan Punya Dasar Hukum yang Jelas
Profil Brigjen Muhammad...
Profil Brigjen Muhammad Nas, Ahli Intelijen yang Diangkat Jadi Kapuspen TNI
Usia Pensiun Polisi...
Usia Pensiun Polisi Ditambah Jadi 60 Tahun, Menkum: Seperti TNI, Jaksa, hingga PNS
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Rekomendasi
Bogor Kian Gemilang!...
Bogor Kian Gemilang! Pemkab Bogor Sukses Pertahankan Opini WTP dari BPK RI
IHSG Ambruk Lagi Sentuh...
IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Berita Terkini
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
KPK Tetapkan 4 Tersangka...
KPK Tetapkan 4 Tersangka terkait OTT BPK, Salah Satunya Bupati Muara Enim Edison
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
Infografis
6 Kolonel Pecah Bintang...
6 Kolonel Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan dari Panglima TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved