Parpol Parlemen Pendukung Ganjar Disebut Segera Gabung Koalisi Besar
Kamis, 11 Mei 2023 - 08:40 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: PKB dan Gerindra Hanya Butuh Golkar Wujudkan Koalisi Besar
Di sisi lain, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) pesimistis wacana koalisi besar di Pilpres 2024 terwujud. "Saya sudah jawab kemarin, bahwa itu suatu ide wacana yang baik, tapi secara pelaksanaan politiknya sulit," kata JK usai ditemui Cak Imin di Jakarta Selatan, Sabtu (6/5/2023) malam.
JK mengatakan, minimal ada tiga nama pasangan calon presiden dan wakil presiden dalam pemilu. Karena itu, wacana koalisi besar yang hanya akan berujung pada dua calon presiden akan sulit terwujud.
"Karena tidak mudah untuk dalam jumlah semuanya akan bersatu dalam 1 calon. Dan ini namanya pemilu, kalau calonnya cuma 1 atau 2 itu tidak dibenarkan, dalam sejarah di Indonesia tidak pernah terjadi. Minimal 3 (calon). Demokrasi berjalan, tidak bisa dipaksakan. Kepentingannya berbeda," katanya.
Di sisi lain, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) pesimistis wacana koalisi besar di Pilpres 2024 terwujud. "Saya sudah jawab kemarin, bahwa itu suatu ide wacana yang baik, tapi secara pelaksanaan politiknya sulit," kata JK usai ditemui Cak Imin di Jakarta Selatan, Sabtu (6/5/2023) malam.
JK mengatakan, minimal ada tiga nama pasangan calon presiden dan wakil presiden dalam pemilu. Karena itu, wacana koalisi besar yang hanya akan berujung pada dua calon presiden akan sulit terwujud.
"Karena tidak mudah untuk dalam jumlah semuanya akan bersatu dalam 1 calon. Dan ini namanya pemilu, kalau calonnya cuma 1 atau 2 itu tidak dibenarkan, dalam sejarah di Indonesia tidak pernah terjadi. Minimal 3 (calon). Demokrasi berjalan, tidak bisa dipaksakan. Kepentingannya berbeda," katanya.
(abd)
Lihat Juga :