Pemerintah Antisipasi Cuaca Buruk di Lokasi KTT ASEAN dengan 20 Ton Garam
Kamis, 11 Mei 2023 - 02:20 WIB
loading...
A
A
A
Kondisi MJO dimaksud memberikan dampak potensi peningkatan kondisi cuaca di wilayah timur Indonesia pada umumnya, serta di Labuan Bajo pada khususnya. Saat ini, lanjut Guswanto, arah angin dominan dari arah Timur Laut - Tenggara yang dipengaruhi oleh aktifnya monsun Australia sehingga perlu diwaspadai potensi terjadinya angin kencang.
Sementara suhu muka laut NTT masih cukup hangat, aktifnya gelombang equatorial Rossby, dan kelembapan udara yang cukup basah di setiap lapisan atmosfer yang menyebabkan wilayah Manggarai Barat berpotensi terjadi penumpukan awan. "Insyaallah, operasi TMC yang digelar atas sinergitas BMKG, BNPB, TNI/TNI AU, BRIN, Kemensetneg, Pemprov NTT ini dapat turut menyukseskan agenda KTT ASEAN ke-42," tuturnya.
Diketahui, KTT ASEAN ke-42 yang mengusung tema besar yakni ‘ASEAN Matters: Epicentrum of Growth’ akan berlangsung selama tiga hari, 9-11 Mei 2023 di Labuan Bajo, NTT. Kegiatan ini akan diikuti oleh 11 negara anggota ASEAN. Tahun ini menjadi lima kalinya Indonesia dipercaya dan didapuk untuk memegang Keketuaan ASEAN.
Sementara suhu muka laut NTT masih cukup hangat, aktifnya gelombang equatorial Rossby, dan kelembapan udara yang cukup basah di setiap lapisan atmosfer yang menyebabkan wilayah Manggarai Barat berpotensi terjadi penumpukan awan. "Insyaallah, operasi TMC yang digelar atas sinergitas BMKG, BNPB, TNI/TNI AU, BRIN, Kemensetneg, Pemprov NTT ini dapat turut menyukseskan agenda KTT ASEAN ke-42," tuturnya.
Diketahui, KTT ASEAN ke-42 yang mengusung tema besar yakni ‘ASEAN Matters: Epicentrum of Growth’ akan berlangsung selama tiga hari, 9-11 Mei 2023 di Labuan Bajo, NTT. Kegiatan ini akan diikuti oleh 11 negara anggota ASEAN. Tahun ini menjadi lima kalinya Indonesia dipercaya dan didapuk untuk memegang Keketuaan ASEAN.
(rca)
Lihat Juga :