PKB dan Gerindra Hanya Butuh Golkar Wujudkan Koalisi Besar

Selasa, 09 Mei 2023 - 12:20 WIB
loading...
PKB dan Gerindra Hanya...
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) bersama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (kanan) memberikan keterangan sebelum mengikuti rapat tertutup di Jakarta, Senin (10/4/2023). FOTO/MPI/ARIF JULIANTO
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid mengatakan, untuk mewujudkan koalisi besar di Pilpres 2024, Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) yang dibangun bersama Partai Gerindra hanya membutuhkan tambahan Partai Golkar. Jika Golkar bergabung, maka bisa disebut koalisi besar.

Menurut Gus Jazil, sapaan akrab Jazilul Fawaid, konfigurasi koalisi besar dengan tiga partai ini sudah ideal. Sebab, ketiga partai ini sudah memenuhi basis politik yang ada di Indonesia, nasionalis dan religius Islam.

"PKB ini adalah partai berbasis Islam terbesar di Indonesia dan Gerindra termasuk partai nasionalis yang besar juga. Kalau ditambah Golkar menurut saya itu sudah bisa disebut sebagai koalisi besar," kata Gus Jazil dalam rekaman suara yang dikutip, Selasa (9/5/2023).



Wakil Ketua MPR itu memiliki keyakinan jika koalisi besar dengan beranggotakan tiga partai itu kelak dapat memberikan kemenangan. "Karena memamg dari proporsi jumlah suara maupun aliran-aliran politik di Indonesia itu luar biasa dan pasti, insyaAllah lah, insyaAllah jika ini bertemu dalam satu duduk bersama dalam satu koalisi, satu visi dan perjuangan, insyaAllah di 2024 akan menjadi pemenang," ujarnya.

Namun Gus Jazil mengakui penggabungan partai politik menjadi satu di koalisi besar bukan hal yang mudah. Sebab, ketiga parpol ini telah memberikan mandat kepada ketua umumnya masing-masing untuk maju di kontestasi Pilpres 2024.

"Koalisi besar ini perlu digagas dan ditindaklanjuti karena apa? Karena tidak mudah mencari titik temu bagi partai-partai yang ketua umumnya memang memiliki potensi besar untuk masuk di presiden maupun cawapres," katanya.

Baca juga: JK Pesimistis Wacana Koalisi Besar di Pilpres 2024 Terwujud

Untuk diketahui, wacana koalisi besar muncul usai silaturahmi sejumlah ketua umum partai politik dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kantor DPP PAN pada bulan Ramadan. Hadir dalam silaturahmi itu, Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Ketum PAN Zulkifli Hasan, dan Plt Ketum PPP Muhammad Mardiono.

Airlangga dan Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin Iskandar, belakangan bertemu kembali dan menyepakati Golkar dan PKB menjadi koalisi inti untuk mewujudkan koalisi besar Pilpres 2024.

Namun mantan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) pesimistis wacana koalisi besar di Pilpres 2024 terwujud. "Saya sudah jawab kemarin, bahwa itu suatu ide wacana yang baik, tapi secara pelaksanaan politiknya sulit," kata JK usai ditemui Cak Imin di Jakarta Selatan, Sabtu (6/5/2023) malam.

JK mengatakan, minimal ada tiga nama pasangan calon presiden dan wakil presiden dalam Pilpres 2024. Karena itu, wacana koalisi besar yang hanya akan berujung pada dua calon presiden akan sulit terwujud.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKB Minta PDIP Tegas...
PKB Minta PDIP Tegas soal Posisi terhadap Pemerintah: Jangan Abu-abu
PKB Instruksikan DPC...
PKB Instruksikan DPC dan DPW Berdialog dengan Mahasiswa
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Pemilu 2029 Didominasi...
Pemilu 2029 Didominasi Pemilih Muda, PKB Jabar Siapkan Ribuan Pengurus Muda
Penyebab Kecelakaan...
Penyebab Kecelakaan Mobil yang Ditumpangi Anggota DPR dari PKB Gus Hilman, Sopir Diduga Mengantuk
Rekomendasi
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Berita Terkini
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved