RI Kirim Bantuan Rp17,6 Miliar ke Vanuatu yang Rusak Parah Disapu Siklon Tropis dan Gempa
Selasa, 09 Mei 2023 - 08:02 WIB
loading...
Petugas sedang menata bantuan kemanusian senilai Rp17,6 miliar yang akan dikirim ke Republik Vanuatu. Kondisi negara Vanuatu rusak parah akibat bencana siklon tropis serta gempa pada Maret 2023. FOTO/DOK.KEMENKO PMK
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia mengirimkan bantuan kemanusian senilai total Rp17,6 miliar ke Republik Vanuatu yang porak poranda akibat bencana siklon tropis Judy dan Kevin serta gempa magnitudo M6,5 pada Maret 2023. Bencana alam itu menyebabkan warga mengungsi, kerusakan jaringan infrastruktur, tercemarnya sumber air, kerusakan pada sektor pertanian hingga jaringan konektivitas telepon dan internet terganggu.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Pembangunan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, pemberian bantuan itu didasarkan permintaan Vanuatu kepada Pemerintah Indonesia setelah status tanggap darurat diterbitkan. Sebab, dampak bencana yang begitu besar dan melanda secara bertubi-tubi dalam satu kurun waktu membuat negara Vanuatu porak poranda.
Muhadjir mengatakan, pemberian bantuan ini merupakan bentuk semangat kemanusiaan, gotong-royong, dan simbol dari pentingnya hubungan persahabatan antara Indonesia dan Vanuatu. Bantuan kemanusiaan itu diharapkan dapat meringankan beban yang sedang dialami Vanuatu.
"Didasari semangat kemanusiaan, semangat gotong-royong serta menekankan pentingnya hubungan persahabatan dengan Vanuatu, maka Pemerintah Indonesia berinisiatif memberikan bantuan mendukung Vanuatu dalam masa yang berat ini,” kata Muhadjir dalam keterangan resminya, Selasa (9/5/2023).
Bantuan kemanusiaan untuk Vanuatu meliputi sejumlah barang logistik maupun peralatan senilai lebih dari Rp7,6 miliar. Adapun rinciannya meliputi tenda pengungsi 7 set, tenda keluarga 30 set, generator 2 kVA 160 unit, velbed 400 unit, peralatan kebersihan 1.000 paket, sweater anak 2.000 buah, jaket anak 2.500 buah, jaket dewasa 2.000 buah, perkakas tukang 30 set, rendang daging 3.000 kemasan, paket sembako 300 paket, lampu solar 10 unit, dan gergaji mesin 20 unit.
Di samping dukungan dalam bentuk barang, Pemerintah Indonesia juga memberikan dukungan berupa dana tunai senilai Rp10 miliar untuk perbaikan ruang VVIP Bandara Port Villa yang mengalami kerusakan terdampak bencana.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Pembangunan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, pemberian bantuan itu didasarkan permintaan Vanuatu kepada Pemerintah Indonesia setelah status tanggap darurat diterbitkan. Sebab, dampak bencana yang begitu besar dan melanda secara bertubi-tubi dalam satu kurun waktu membuat negara Vanuatu porak poranda.
Muhadjir mengatakan, pemberian bantuan ini merupakan bentuk semangat kemanusiaan, gotong-royong, dan simbol dari pentingnya hubungan persahabatan antara Indonesia dan Vanuatu. Bantuan kemanusiaan itu diharapkan dapat meringankan beban yang sedang dialami Vanuatu.
"Didasari semangat kemanusiaan, semangat gotong-royong serta menekankan pentingnya hubungan persahabatan dengan Vanuatu, maka Pemerintah Indonesia berinisiatif memberikan bantuan mendukung Vanuatu dalam masa yang berat ini,” kata Muhadjir dalam keterangan resminya, Selasa (9/5/2023).
Bantuan kemanusiaan untuk Vanuatu meliputi sejumlah barang logistik maupun peralatan senilai lebih dari Rp7,6 miliar. Adapun rinciannya meliputi tenda pengungsi 7 set, tenda keluarga 30 set, generator 2 kVA 160 unit, velbed 400 unit, peralatan kebersihan 1.000 paket, sweater anak 2.000 buah, jaket anak 2.500 buah, jaket dewasa 2.000 buah, perkakas tukang 30 set, rendang daging 3.000 kemasan, paket sembako 300 paket, lampu solar 10 unit, dan gergaji mesin 20 unit.
Di samping dukungan dalam bentuk barang, Pemerintah Indonesia juga memberikan dukungan berupa dana tunai senilai Rp10 miliar untuk perbaikan ruang VVIP Bandara Port Villa yang mengalami kerusakan terdampak bencana.
Lihat Juga :