BMKG Deteksi 2 Bibit Siklon Tropis di Barat Indonesia, Waspada Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi
Senin, 08 Mei 2023 - 14:32 WIB
loading...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Tropical Cyclone Warning Centre (TCWC) Jakarta mendeteksi dua Bibit Siklon Tropis di wilayah barat Indonesia. Foto/ANTARA
A
A
A
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi dua Bibit Siklon Tropis di wilayah barat Indonesia. Dideteksi melalui Tropical Cyclone Warning Centre (TCWC) Jakarta, dua Bibit Siklon Tropis tersebut adalah 91S dan 91B.
BMKG mengatakan Bibit Siklon Tropis 91S berada di Samudera Hindia sebelah barat Bengkulu, tepatnya di sekitar 4,3 derajat lintang selatan dan 91,6 derajat bujur timur dengan kecepatan angin maksimum 15 knot, dan tekanan udara minimum 1008.5 mb.
Baca juga: Waspada Potensi Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang di Jaktim, Jaksel, dan Jakbar
“Potensi Bibit ini untuk tumbuh menjadi Siklon Tropis dalam 24 jam ke depan berada dalam kategori rendah,” ungkap BMKG dalam keterangan resminya, Senin (8/5/2023).
Bibit Siklon Tropis 91B berada di Samudera Hindia sebelah barat laut Aceh, tepatnya pada posisi 6,6 derajat lintang utara dan 93,3 derajat bujur timur dengan kecepatan angin maksimum 15 knots dan tekanan minimum 1.005 mb.
BMKG menjelaskan dari skala global menunjukkan dalam 48-72 jam ke depan bergerak ke arah barat hingga barat laut dan terjadi peningkatan intensitas.
BMKG mengatakan Bibit Siklon Tropis 91S berada di Samudera Hindia sebelah barat Bengkulu, tepatnya di sekitar 4,3 derajat lintang selatan dan 91,6 derajat bujur timur dengan kecepatan angin maksimum 15 knot, dan tekanan udara minimum 1008.5 mb.
Baca juga: Waspada Potensi Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang di Jaktim, Jaksel, dan Jakbar
“Potensi Bibit ini untuk tumbuh menjadi Siklon Tropis dalam 24 jam ke depan berada dalam kategori rendah,” ungkap BMKG dalam keterangan resminya, Senin (8/5/2023).
Bibit Siklon Tropis 91B berada di Samudera Hindia sebelah barat laut Aceh, tepatnya pada posisi 6,6 derajat lintang utara dan 93,3 derajat bujur timur dengan kecepatan angin maksimum 15 knots dan tekanan minimum 1.005 mb.
BMKG menjelaskan dari skala global menunjukkan dalam 48-72 jam ke depan bergerak ke arah barat hingga barat laut dan terjadi peningkatan intensitas.
Lihat Juga :