Dua Kali Gagal Masuk Akmil, Jenderal Peraih Adhi Makayasa Ini Melesat Jadi Gubernur Akmil
Sabtu, 06 Mei 2023 - 05:09 WIB
loading...
A
A
A
Seperti apa sosok Gubernur Akmil Brigjen TNI Erwin Djatniko? Dia merupakan lulusan terbaik Akademi Militer tahun 1992 dari kecabangan Kavaleri dan meraih penghargaan Adhi Makayasa.
Perjalanan Erwin Djatniko untuk diterima menjadi Taruna Akmil tidak mudah. Anak ke-6 dari 10 bersaudara ini sempat dua kali gagal diterima masuk Akmil setelah mencoba pada tahun 1987 dan 1988.
Gagal dua kali tak membuat Erwin Djatniko patah semangat dan menyerah. Dengan tekad yang kuat, Erwin Djatniko kembali mendaftar menjadi Taruna Akmil pada tahun 1989.
Kali ini, kegigihannya membuahkan hasil. Erwin Djatniko diterima menjadi Taruna Akmil. Kerja keras juga ditunjukkannya ketika menjalani pendidikan di Akmil dengan keluar menjadi lulusan terbaik dan meraih penghargaan Adhi Makayasa.
Lulus Akmil tahun 1992, pria kelahiran Kota Cimahi, Jawa Barat, 6 Juni 1969 memulai karier militernya menjadi Pama Pussenkav. Erwin Djatniko kemudian ditunjuk menjadi Danton, Danki, Pasi Yonkav 3/Andhaka Cakti Kodam V/Brawijaya.
Pria yang lahir dari pasangan Pensiunan PNS Pemda Provinsi Jabar Almarhum Saiman dan Almarhumah Sunarmi Pensiunan Kepala Sekolah SD di Kota Cimahi ini kemudian di mutasi menjadi Pabanda Ren Srendam V/Brawijaya pada 2002.
Tahun 2009, Eko Djatniko mendapat promosi menjadi Komandan Batalyon Kavaleri 3/Andhaka Cakti atau Yon Kav 3/Tank merupakan satuan bantuan tempur pasukan Kavaleri di bawah Komando Kodam V/Brawijaya.
Perjalanan Erwin Djatniko untuk diterima menjadi Taruna Akmil tidak mudah. Anak ke-6 dari 10 bersaudara ini sempat dua kali gagal diterima masuk Akmil setelah mencoba pada tahun 1987 dan 1988.
Gagal dua kali tak membuat Erwin Djatniko patah semangat dan menyerah. Dengan tekad yang kuat, Erwin Djatniko kembali mendaftar menjadi Taruna Akmil pada tahun 1989.
Kali ini, kegigihannya membuahkan hasil. Erwin Djatniko diterima menjadi Taruna Akmil. Kerja keras juga ditunjukkannya ketika menjalani pendidikan di Akmil dengan keluar menjadi lulusan terbaik dan meraih penghargaan Adhi Makayasa.
Lulus Akmil tahun 1992, pria kelahiran Kota Cimahi, Jawa Barat, 6 Juni 1969 memulai karier militernya menjadi Pama Pussenkav. Erwin Djatniko kemudian ditunjuk menjadi Danton, Danki, Pasi Yonkav 3/Andhaka Cakti Kodam V/Brawijaya.
Pria yang lahir dari pasangan Pensiunan PNS Pemda Provinsi Jabar Almarhum Saiman dan Almarhumah Sunarmi Pensiunan Kepala Sekolah SD di Kota Cimahi ini kemudian di mutasi menjadi Pabanda Ren Srendam V/Brawijaya pada 2002.
Tahun 2009, Eko Djatniko mendapat promosi menjadi Komandan Batalyon Kavaleri 3/Andhaka Cakti atau Yon Kav 3/Tank merupakan satuan bantuan tempur pasukan Kavaleri di bawah Komando Kodam V/Brawijaya.
Lihat Juga :