Satu Prajurit TNI Gugur di Papua, Wapres Ma'ruf Amin Kutuk Aksi Penembakan KST
Selasa, 18 April 2023 - 08:57 WIB
loading...
Wapres Ma’ruf Amin mengutuk aksi penembakan KST yang menewaskan satu prajurit TNI saat melakukan Operasi SAR pilot Susi Air di wilayah Mugi-Mam, Nduga, Papua, Sabtu 15 April 2023. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengutuk aksi penembakan Kelompok Separatis Teroris (KST) yang menewaskan satu prajurit TNI saat melakukan Operasi SAR pilot Susi Air di wilayah Mugi-Mam, Kabupaten Nduga, Papua, Sabtu 15 April 2023.
“Wapres mengucapkan turut berduka cita yang mendalam kepada keluarga besar TNI atas gugurnya Pratu Miftahul Arifin saat bertugas menjaga keamanan dan juga kedaulatan negara di wilayah Papua,” ujar Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi dalam keterangannya, Selasa (18/4/2023).
Baca juga: KST Serang Tim SAR Pilot Susi Air, Mahfud MD: Prioritas Utama Keselamatan Sandera
Wapres, kata Masduki, menegaskan mengecam keras tindakan kekerasan oleh KST yang kembali merenggut nyawa seorang prajurit TNI di tengah perjuangannya melindungi rakyat dan misi kemanusiaan yakni menyelamatkan pilot Susi Air yang masih disandera KKB.
“Wapres turut merasakan kehilangan ini yang merupakan ujian berat bagi keluarga dan rekan-rekan prajurit TNI yang ditinggalkan,” katanya.
“Wapres mengucapkan turut berduka cita yang mendalam kepada keluarga besar TNI atas gugurnya Pratu Miftahul Arifin saat bertugas menjaga keamanan dan juga kedaulatan negara di wilayah Papua,” ujar Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi dalam keterangannya, Selasa (18/4/2023).
Baca juga: KST Serang Tim SAR Pilot Susi Air, Mahfud MD: Prioritas Utama Keselamatan Sandera
Wapres, kata Masduki, menegaskan mengecam keras tindakan kekerasan oleh KST yang kembali merenggut nyawa seorang prajurit TNI di tengah perjuangannya melindungi rakyat dan misi kemanusiaan yakni menyelamatkan pilot Susi Air yang masih disandera KKB.
“Wapres turut merasakan kehilangan ini yang merupakan ujian berat bagi keluarga dan rekan-rekan prajurit TNI yang ditinggalkan,” katanya.
Lihat Juga :