Tabligh Akbar di Masjid Al Jabbar, TGB: Bulan Ramadan Membuka Potensi Kebaikan
Minggu, 16 April 2023 - 05:18 WIB
loading...
TGB Muhammad Zainul Majdi memberikan ceramah dalam acara Tabligh Akbar iNews di Masjid Al Jabbar, Gedebage, Kota Bandung pada Sabtu (15/4/2023) malam. Foto/MPI
A
A
A
BANDUNG - Cendekiawan Muslim Indonesia Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi menjadi salah satu penceramah yang hadir dalam acara Tabligh Akbar iNews di Masjid Al Jabbar, Gedebage, Kota Bandung, Sabtu (15/4/2023) malam.
Dalam ceramahnya, pria yang akrab disapa TGB itu menyinggung soal amalan ibadah yang telah dilakukan setiap umat muslim selama bulan Ramadan.
Baca juga: Kelilingi Indahnya Masjid Al Jabbar, Ridwan Kamil: Untuk Pak TGB, Saya Jadi Guide
"Kalau kita bicara puasa, masing-masing punya pengalaman, anak-anak muda beda pengalamannya dengan orang-orang yang sudah tua. Yang baru aqil baligh dan belajar berpuasa tentu beda juga dengan yang sudah berpuasa. Semua punya pengalaman masing-masing," ujar TGB.
"Insya Allah semua pengalaman itu hebat yang akan membentuk kepribadian kita yang kokoh sebagai seorang muslim dan sebagai warga Jawa Barat yang cinta," sambungnya.
Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo ini mengungkapkan puasa itu mengingatkan pada satu kaidah sederhana yakni kalau ada keinginan pasti bisa.
"Kalau di pesantren ada ungkapan man jadda wa jadda. Kenapa puasa mengajarkan itu? Di luar Ramadan, puasa Senin-Kamis saja berat, puasa ayyamul bidh. Puasa tiga hari di bulan Hijriyah 13,14,15 nggak gampang. Membaca Al-Qur'an setiap hari memegang Al-Qur'an ada tapi tadarusnya jarang," tuturnya.
Dalam ceramahnya, pria yang akrab disapa TGB itu menyinggung soal amalan ibadah yang telah dilakukan setiap umat muslim selama bulan Ramadan.
Baca juga: Kelilingi Indahnya Masjid Al Jabbar, Ridwan Kamil: Untuk Pak TGB, Saya Jadi Guide
"Kalau kita bicara puasa, masing-masing punya pengalaman, anak-anak muda beda pengalamannya dengan orang-orang yang sudah tua. Yang baru aqil baligh dan belajar berpuasa tentu beda juga dengan yang sudah berpuasa. Semua punya pengalaman masing-masing," ujar TGB.
"Insya Allah semua pengalaman itu hebat yang akan membentuk kepribadian kita yang kokoh sebagai seorang muslim dan sebagai warga Jawa Barat yang cinta," sambungnya.
Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo ini mengungkapkan puasa itu mengingatkan pada satu kaidah sederhana yakni kalau ada keinginan pasti bisa.
"Kalau di pesantren ada ungkapan man jadda wa jadda. Kenapa puasa mengajarkan itu? Di luar Ramadan, puasa Senin-Kamis saja berat, puasa ayyamul bidh. Puasa tiga hari di bulan Hijriyah 13,14,15 nggak gampang. Membaca Al-Qur'an setiap hari memegang Al-Qur'an ada tapi tadarusnya jarang," tuturnya.
Lihat Juga :