Dampak Penolakan Israel di U-20 Jadi Alasan Megawati Kumpulkan Fraksi PDIP
Jum'at, 14 April 2023 - 06:53 WIB
loading...
A
A
A
Adapun detail isi pertemuannya, Aria mengungkapkan bahwa Megawati menegaskan PDIP sebagai partai ideologis, di mana ideologi menjadi keyakinan yang bisa dipertanggungjawabkan secara intelektual. PDIP bukan tempat berebut kekuasaan, mencari sesuap nasi, ataupun seonggok berlian, karena PDIP merupakan alat perjuangan.
“Jalan ideologinya adalah Trisakti, berdaulat di bidang politik, berkepribadian di bidang budaya dan berdikari dalam bidang ekonomi. Ibu menegaskan sikap partai, membentuk tempat pendidikan kawah candradimuka kader-kader ideologis, yang tidak ideologis go ahead, disuruh keluar,” ujar Wakil Ketua Komisi VI DPR itu.
Terkait pemicu pertemuan ini, dia menjelaskan, adanya kontraksi wacana di luar sehingga Megawati merapatkan barisan. Menurutnya, ini bukan masalah politik melainkan ideologi.
Karena sadar ideologi akibatnya akan sadar politik, sadar politik akan menentukan sadar organisasi, sadar organisasi akan menentukan kultural budaya. “Saya kira itu dan ibu menegaskan semua yang menyangkut capres-capresan adalah urusan ketua umum, kamu turun dan turun, apalagi dalam suasana Ramadan dan Idulfitri, nanti harus banyak menyapa rakyat, harus menyampaikan ke masyarakat bahwa PDIP menempuh jalan ideologi, bahwa risikonya disukai atau tidak disukai rakyat, itulah urusan rakyat,” paparnya.
Oleh karena itu, Aria juga memastikan bahwa belum ada keputusan soal capres PDIP yang diumumkan dalam pertemuan tersebut, dan soal capres-cawapres ini baik sosok maupun waktunya adalah kewenangan penuh Megawati. “Masih belum menyebutkan nama, karena itu semua mengenai capres-cawapres, orang dan timingnya adalah kewenangan penuh ibu ketua umum, insyaallah secepatnya,” pungkasnya.
“Jalan ideologinya adalah Trisakti, berdaulat di bidang politik, berkepribadian di bidang budaya dan berdikari dalam bidang ekonomi. Ibu menegaskan sikap partai, membentuk tempat pendidikan kawah candradimuka kader-kader ideologis, yang tidak ideologis go ahead, disuruh keluar,” ujar Wakil Ketua Komisi VI DPR itu.
Terkait pemicu pertemuan ini, dia menjelaskan, adanya kontraksi wacana di luar sehingga Megawati merapatkan barisan. Menurutnya, ini bukan masalah politik melainkan ideologi.
Karena sadar ideologi akibatnya akan sadar politik, sadar politik akan menentukan sadar organisasi, sadar organisasi akan menentukan kultural budaya. “Saya kira itu dan ibu menegaskan semua yang menyangkut capres-capresan adalah urusan ketua umum, kamu turun dan turun, apalagi dalam suasana Ramadan dan Idulfitri, nanti harus banyak menyapa rakyat, harus menyampaikan ke masyarakat bahwa PDIP menempuh jalan ideologi, bahwa risikonya disukai atau tidak disukai rakyat, itulah urusan rakyat,” paparnya.
Oleh karena itu, Aria juga memastikan bahwa belum ada keputusan soal capres PDIP yang diumumkan dalam pertemuan tersebut, dan soal capres-cawapres ini baik sosok maupun waktunya adalah kewenangan penuh Megawati. “Masih belum menyebutkan nama, karena itu semua mengenai capres-cawapres, orang dan timingnya adalah kewenangan penuh ibu ketua umum, insyaallah secepatnya,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :