Pengguna Internet di Indonesia Tinggi, Ramadan Momentum Tepat Berdakwah di Medsos

Kamis, 06 April 2023 - 21:53 WIB
loading...
Pengguna Internet di...
Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk berdakwah di media sosial. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Bulan suci Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk berdakwah melalui media sosial (medsos). Pertumbuhan pengguna internet di Indonesia yang terus meningkat, termasuk di antaranya media sosial (medsos) merupakan potensi yang harus dimanfaatkan untuk menyebarkan pesan kebaikan.

Berdasarkan laporan dari We Are Social tercatat 167 juta orang Indonesia menjadi pengguna aktif media sosial pada Januari 2023. Angka tersebut setara dengan 60,4% dari populasi Indonesia yang berjumlah 273,8 juta jiwa.

Anggota Komisi I DPR RI Fadllullah mengatakan, momentum bulan Ramadan dijadikan kesempatan untuk meningkatkan ibadah terutama dalam hal berdakwah di platform media sosial. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan komunikasi yang baik, berdiskusi yang baik, dan membangun hubungan di media sosial.

Baca juga: Berdakwah di Dunia Digital, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

“Ini adalah bulan yang pernuh berkah. Bulan Ramadan muslim semuanya melaksanakan ibadah puasa,” ucapnya dalam webinar Ngobrol Bareng Legislator (Ngobras) bertajuk “Berdakwah Indah di Media Sosial” yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan Komisi I DPR yang dihadiri Dirjen Aptika Kominfo RI Semuel Abrijani, Kamis (6/4/2023).

Baca juga: Kemenkominfo Imbau Penceramah Jaga Etika saat Berdakwah di Ruang Digital

Kasubag Pendidikan Biro Keistimewaan Kesra Setda Aceh, Marzuki menjelaskan selain dakwah, ada sebutan tabligh dan khutbah dalam Islam. Tujuannya untuk menyerukan kebaikan, informasi, dan pencerahan kepada umat atau masyarakat. Dalam surah Ali Imran ayat 104, ada sejumlah orang yang mengajak kepada kebaikan dan mencegah adanya keburukan.

Dia menyebutkan perkembangan digital masa kini membuat pola berdakwah menjadi berubah. Pendakwah kini tidak harus mendatangi lokasi tertentu, tetapi cukup di satu lokasi untuk banyak orang yang juga di lokasi berbeda. “Kalau dulu (dakwah) kita ketahui jangkauannya terbatas. Tapi hari ini dengan visual dan teknologi digital yang luar biasa ini masuk ke rumah-rumah kita,” katanya.

Menurut Marzuki, penting untuk membuat dakwah menjadi indah. Pertama, menghormati hak privasi orang lain, terutama dari agama yang berbeda. Kedua, menjaga komunikasi dengan penyampaian yang baik. Mengutip dalil Al Qur’an, Marzuki mengatakan, orang beriman yang bertakwa diminta berkata dengan jujur.

Visual Designer dan Founder PT Innermo Creative Studio Aditya Iswandi, menyatakan dakwah sendiri adalah tugas setiap muslim di seluruh dunia. “Media sosial bukan sekadar hiburan. Akan tetapi, media sosial adalah alat untuk kita meningkatkan tali silaturahim dengan cara dakwah masa kini,” ujarnya.

Sebagai media dakwah, media sosial jadi alat yang punya potensi besar baik positif maupun negatif. Dalam menyebarkan pesan dakwah, seorang muslim harus terlebih dahulu memiliki ilmunya. Selain itu, ilmu juga lebih baik didapatkan dan diawasi oleh seorang guru agar tidak salah arah.

Oleh karena itu, Aditya Iswandi memberikan tips dakwah dengan media sosial. Pertama, perdalam kedekatan dengan Allah SWT. Kedua, perbanyak membaca referensi terutama kisah ulama terdahulu. Ketiga, perhatikan konten pastikan kebenarannya. Keempat, apresiasi karya orang lain. Kelimat, bersabar dalam menghadapi rintangan dan godaan berdakwah.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Setujui Usulan Tambahan...
Setujui Usulan Tambahan Anggaran Kemhan Rp195 Triliun, Komisi I Bakal Diteruskan ke Banggar
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
TNI Ikut Atasi Begal,...
TNI Ikut Atasi Begal, DPR: Harus Terukur dan Punya Dasar Hukum yang Jelas
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Rekomendasi
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
Pecahkan Rekor, Ratusan...
Pecahkan Rekor, Ratusan Affiliator Lakukan Siaran Langsung Penjualan Bersama di Satu Lokasi
Berita Terkini
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
ASPEK Indonesia Dorong...
ASPEK Indonesia Dorong Reformasi Jaminan Sosial Jilid II
Program MBG Harus Dilanjutkan,...
Program MBG Harus Dilanjutkan, Pengamat: Prabowo Ingin Wujudkan Indonesia Emas 2045
Bareskrim Limpahkan...
Bareskrim Limpahkan Laporan Terhadap Grace Natalie, Ade Armando dan Abu Janda ke Polda Metro Jaya
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved