Pilot Susi Air Disandera KKB, Panglima TNI: Mereka Minta Amunisi dan Senjata
Kamis, 06 April 2023 - 08:35 WIB
loading...
A
A
A
Yang jelas kata Yudo, langkah persuasif yang dilakukan adalah untuk menghindari adanya kontak senjata yang bisa berdampak kepada warga sipil. Masyarakat pun harus bersabar untuk mendengar kabar pembebasan pilot asal Selandia Baru tersebut, sebab proses negosiasi membutuhkan waktu yang panjang.
"Mereka yang mediasi kan menuju ke daerahnya ini enggak gampang, bukan di daerah yang bisa ditempuh dengan kendaraan, mereka juga butuh berhari-hari untuk menuju ke tempatnya ini," jelas Yudo.
Terlebih kata Yudo, (Pj) Bupati Nduga, Namia Gwijangge juga telah memintanya untuk bersabar menunggu hasil negosiasi yang dilakukan pemerintah daerah.
Bahkan, Namia Gwijangge juga meminta supaya Panglima TNI tidak menggunakan cara militer dalam proses penyelamatan pilot asal Selandia Baru tersebut, karena dapat membahayakan masyarakat sipil.
"Berdasarkan dari tokoh masyarakat maupun Bupati Nduga yang selalu mengerem saya, meminta saya untuk sabar dulu Pak, sabar, saya akan usahakan (negosiasi)," kata Yudo.
"Mereka yang mediasi kan menuju ke daerahnya ini enggak gampang, bukan di daerah yang bisa ditempuh dengan kendaraan, mereka juga butuh berhari-hari untuk menuju ke tempatnya ini," jelas Yudo.
Diminta Sabar dan Tunggu Hasil Negosiasi
Terlebih kata Yudo, (Pj) Bupati Nduga, Namia Gwijangge juga telah memintanya untuk bersabar menunggu hasil negosiasi yang dilakukan pemerintah daerah.
Bahkan, Namia Gwijangge juga meminta supaya Panglima TNI tidak menggunakan cara militer dalam proses penyelamatan pilot asal Selandia Baru tersebut, karena dapat membahayakan masyarakat sipil.
"Berdasarkan dari tokoh masyarakat maupun Bupati Nduga yang selalu mengerem saya, meminta saya untuk sabar dulu Pak, sabar, saya akan usahakan (negosiasi)," kata Yudo.
Lihat Juga :