Abdul Mu'ti: Muhammadiyah-PDIP Banyak Kesamaan, Salah Satunya Menolak Timnas Israel
Rabu, 05 April 2023 - 22:37 WIB
loading...
Sekretaris Umum Muhammadiyah Abdul Muti menyebut, Muhammadiyah dan PDIP memiliki banyak kesamaan pandangan dalam berbagai isu. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Sekretaris Umum Muhammadiyah Abdul Mu'ti menyebut, Muhammadiyah dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memiliki banyak kesamaan pandangan dalam berbagai isu. Salah satunya terkait kedatangan Tim Nasional Israel sebagai peserta ajang Piala Dunia U-20 di mana Indonesia sebagai tuan rumah.
Abdul Mu'ti menyebut, Muhammadiyah dan PDIP sama-sama mempunyai sikap yang tegas untuk menolak kedatangan Timnas Israel ke tanah air. "Gelombangnya sama soal Timnas Israel. Pak Haedar Nasir (Ketua Umum PP Muhammadiyah) tegas mengatakan, ini bukan soal bisa atau tidak bisa (Indonesia menggelar Piala Dunia U20). Ini soal kedaulatan negara, ini soal konstitusi," kata Mu'ti dalam acara santunan Ketua DPR Puan Maharani untuk anak yatim piatu, di Masjid At-Taufiq, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (5/4/2023).
Penolakan itu, kata Haedar, memang harus tegas disampaikan sebagai komitmen Indonesia menolak penjajahan yang dilakukan Israel terhadap Palestina. Abdul Mu’ti menegaskan penjajahan Israel atas wilayah Palestina itu jelas melanggar bunyi dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang menegaskan bahwa "kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan "penjajahan tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan".
Baca juga: Muhammadiyah: Tak Perlu Hubungan Diplomatlik dengan Israel
"Ini soal komitmen Indonesia mendukung perjuangan bangsa Indonesia dan komitmen Indonesia menentang negara yang menjajah negara lainnya," kata Abdul Mu'ti.
Haedar mengatakan, penolakan yang disuarakan Muhammadiyah dan PDIP itu memang berujung pada Indonesia dicoret dari tuan rumah Piala Dunia U-20. Namun, positifnya, Timnas Israel juga batal datang ke Tanah Air. "Banyak yang kecewa, tetapi kita harus move on," katanya.
Baca juga: Tolak Israel, PDIP Ungkap Risiko Aksi Teroris hingga Impeachment Presiden
Abdul Mu'ti menyebut, Muhammadiyah dan PDIP sama-sama mempunyai sikap yang tegas untuk menolak kedatangan Timnas Israel ke tanah air. "Gelombangnya sama soal Timnas Israel. Pak Haedar Nasir (Ketua Umum PP Muhammadiyah) tegas mengatakan, ini bukan soal bisa atau tidak bisa (Indonesia menggelar Piala Dunia U20). Ini soal kedaulatan negara, ini soal konstitusi," kata Mu'ti dalam acara santunan Ketua DPR Puan Maharani untuk anak yatim piatu, di Masjid At-Taufiq, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (5/4/2023).
Penolakan itu, kata Haedar, memang harus tegas disampaikan sebagai komitmen Indonesia menolak penjajahan yang dilakukan Israel terhadap Palestina. Abdul Mu’ti menegaskan penjajahan Israel atas wilayah Palestina itu jelas melanggar bunyi dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang menegaskan bahwa "kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan "penjajahan tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan".
Baca juga: Muhammadiyah: Tak Perlu Hubungan Diplomatlik dengan Israel
"Ini soal komitmen Indonesia mendukung perjuangan bangsa Indonesia dan komitmen Indonesia menentang negara yang menjajah negara lainnya," kata Abdul Mu'ti.
Haedar mengatakan, penolakan yang disuarakan Muhammadiyah dan PDIP itu memang berujung pada Indonesia dicoret dari tuan rumah Piala Dunia U-20. Namun, positifnya, Timnas Israel juga batal datang ke Tanah Air. "Banyak yang kecewa, tetapi kita harus move on," katanya.
Baca juga: Tolak Israel, PDIP Ungkap Risiko Aksi Teroris hingga Impeachment Presiden
Lihat Juga :