Suami Istri Koruptor

Kamis, 30 Maret 2023 - 13:12 WIB
loading...
Suami Istri Koruptor
Fenomena pasangan suami istri yang merupakan kepala daerah dan anggota DPR menjadi tersangka korupsi adalah bukti nyata rendahnya etika moral dan integritas sebagian pejabat. (KORAN SINDO/Wawan Bastian)
A A A
PRAKTIK korupsi di kalangan penyelenggara negara di negeri kita memang sudah kelewatan. Sudah benar-benar di luar nalar manusia normal. Jika Indonesia dicap negeri korup oleh negara lain pasti banyak orang akan marah dengan tuduhan keji itu. Tapi jika direnungkan tuduhan orang luar bahwa Indonesia termasuk negeri korup tidak sepenuhnya keliru. Inilah salah satu yang menyebabkan investasi asing sulit masuk.

Betapa kerja keras Presiden Joko Widodo dan jajarannya yang mati-matian “jualan” proyek ke sana ke mari seolah terhalang tembok raksasa. Perusahaan asing dan korporasi besar begitu perhitungan untuk berinvestasi di sini.

Baca berita lain di e-paper koran-sindo.com

Hal yang lebih menyesakkan dada, perusahaan asing itu justru memilih negeri tetangga yang menurut pandangan kita tidak lebih baik dan lebih seksi dari kondisi Indonesia. Tapi, memang demikianlah kenyataannya. Salah satu akibatnya, kendala mengajak negara lain untuk berinvestasi di Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi tidak mudah.

Mengapa orang lain menganggap kita sebagai negeri korup? Tentu mereka memiliki indikator dan ukuran sendiri. Hal yang paling kelihatan terlihat dari indeks korupsinya yang masih relatif kurang baik. Itu dikonfirmasi dengan makin seringnya berita penangkapan koruptor yang pelakunya para penyelenggara negara. Baik di level legislatif, eksekutif, maupun yudikatif. Dalam pemberantasan korupsi posisi Indonesia saat ini sedang sangat rentan dan rawan.

Terbaru adalah penahanan pasangan suami dan istri Bupati Kapuas, Kalimantan Tengah, Ben Brahim S Bahat dan istrinya anggota DPR Fraksi Nasdem Ary Egahni Ben Bahat oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Keduanya disangka melakukan tindak pidana korupsi dengan modus pemotongan gaji pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Kapuas.

Selain itu, pasangan Ben Bahat dan Ary juga diduga menerima suap dari berbagai pihak terkait jabatan mereka. Sungguh kejahatan yang paripurna dilakukan oleh pasangan suami istri. Kita mau bicara bagaimana lagi menyikapi korupsi yang sudah seperti ini?

Sebelumnya Kejaksaan Agung dan KPK pernah mengungkap kasus korupsi yang melibatkan bapak dan anak, yakni mantan gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin yang terlibat kasus pembelian gas bumi yang ditangani Kejaksaaan Agung pada 2021. Di samping itu, KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin, putra sulung Alex Noerdin yang juga terlibat kasus korupsi pada 2022 lalu. Keduanya kini sedang menjalani hukuman.

Kasus korupsi yang pelakunya memiliki hubungan keluarga yang menjadi pejabat atau kepala daerah juga pernah terjadi di wilayah lain. Fakta-fakta ini yang membuat nalar kita menjadi sulit menerima. Mengapa bangsa ini begitu mudah melakukan korupsi? Lantas darimana budaya korup itu tumbuh dan berasal? Apakah dalam diri setiap manusia terdapat sifat serakah? Bukankah Tuhan menciptakan manusia sebagai mahkluk yang paling sempurna?

Korupsi jelas menciptakan kerusakan serius. Bukan hanya merusak negara, tapi menghancurkan peradaban dan generasi masa depan. Sudah banyak cerita kehancuran suatu bangsa diawali dengan sikap korup para pemimpinnya, para pejabatnya.

Para koruptor ini tidak sadar bahwa mereka sebenarnya sedang merusak diri sendiri dan keluarganya. Menurut hitungan matematika, seorang koruptor yang berhasil menggarong uang negara Rp100 miliar akan tetap kaya setelah keluar dari penjara. Masa hukuman bisa diatur sehingga mendapatkan yang paling ringan. Setelah keluar penjara mereka bisa melakukan hal serupa, bahkan lebih nekat lagi.

Begitulah situasinya sehingga koruptor selalu bercokol dan terus meregenerasi diri dalam bentuk yang semakin pintar dengan tingkat kerusakan yang ditimbulkan berkali lipat.

Penangkapan suami-istri koruptor ini bukanlah akhir dari drama seri korupsi yang entah sekarang sudah memasuki episode ribuan kalinya. Kita khawatir jika tidak ada langkah pencegahan yang radikal dan fundamental, cepat atau lebih cepat peradaban bangsa yang berdasarkan Pancasila ini akan terkikis habis dan akhirnya hanya akan menjadi cerita sejarah kepunahan sebuah bangsa. Jika kita malu, jika kita cinta Tanah Air ini, korupsi harus menjadi musuh bersama dalam arti sesungguhnya. Bukan hanya jargon politik, dan jualan pada kampanye pemilu.

(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Wakil Kepala BGN...
Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Masih Syok setelah Jadi Tersangka Korupsi
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Dadan Hindayana Cs Terjerat...
Dadan Hindayana Cs Terjerat Korupsi, DPR Perketat Pengawasan Tata Kelola di BGN
Wamen Imipas Silmy Karim...
Wamen Imipas Silmy Karim Menyerahkan Diri ke KPK
Kejari Manggarai Barat...
Kejari Manggarai Barat Setor Rp2 Miliar Uang Korupsi ke Kas Negara
Keluarga Tahanan Padati...
Keluarga Tahanan Padati Rutan KPK saat Momen Iduladha 2026
Rekomendasi
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
Pantai Pasir Putih,...
Pantai Pasir Putih, Junior Chef, dan Petualangan Alam Warnai Liburan Keluarga di HOMM Laguna Bintan
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Pangkalan AS di Kuwait Hancur usai Serangan Iran
Berita Terkini
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Sony Sonjaya Siap Jadi...
Sony Sonjaya Siap Jadi Justice Collaborator, Bakal Ungkap Orang Besar yang Jadi Dalang
Pengadilan Tinggi Singapura...
Pengadilan Tinggi Singapura Tolak Gugatan Paulus Tanos, Menkum Koordinasi KPK dan Polri
Eks Wakil Kepala BGN...
Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Masih Syok setelah Jadi Tersangka Korupsi
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Infografis
7 Fakta Kasus Hogi Minaya:...
7 Fakta Kasus Hogi Minaya: Suami Bela Istri, Berujung Tersangka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved