TGB Bikin Bursa Cawapres Kian Kompetitif, Pengamat: Publik Makin Banyak Pilihan
Rabu, 22 Maret 2023 - 12:30 WIB
loading...
Masuknya nama TGB dalam bursa cawapres 2024 dianggap membuat persaingan makin kompetitif. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Masuknya nama Ketua Harian DPP Partai Perindo Tuan Guru Badjang (TGB) HM Zainul Majdi dalam bursa calon wakil presiden (cawapres) direspons positif banyak kalangan. TGB dinilai membuat persaingan cawapres 2024 makin kompetitif.
"Kalau saya sih melihatnya, persaingan cawapres dengan munculnya nama TGB ya semakin kompetitif, semakin bagus. Kalau semakin banyak pilihan kan semakin baik. Masyarakat banyak perspektif, banyak pilihan," kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin saat dihubungi Rabu (22/3/2023).
Kendati demikian, Ujang menilai TGB perlu menggenjot elektabilitasnya. Pasalnya, untuk bersaing di bursa cawapres 2024 itu memerlukan modak utama elektabilitas guna dilirik poros politik lain.
"Oleh karena itu, ingin kompetitif, ingin bersaing ya mesti TGB naikan elektabilitasnya agar dengan standar elektabilitas itu artinya ada dukungan publik, rakyat, pemilih kepada TGB. Jadi, salah satu indikator dukungan atau simpati publik ya pada elektabilitas cawapres itu," terang Ujang
Terlepas dari itu, Ujang menilai rekam jejak TGB untuk dilirik menjadi cawapres perlu dipertimbangkan. Apalagi, TGB pernah menjabat sebagai Gubernur NTB selama dua periode.
"Artinya, sudah teruji dalam kapasitas kepemimpinannya. Tinggal bagaimana di level nasional harus dimuncukkan lagi dalam konteks ketokohan itu. Karena kan, mohon maaf ya, belum jadi menteri, belum jadi pejabat di tingkat nasional," tutur Ujang.
Baca juga: HT Sebut TGB Layak Jadi Cawapres, Ahmad Rofiq: Perindo Sumbangkan Kader Terbaik
Tak hanya itu, pengalaman TGB dalam memimpin Partai Perindo juga perlu dipertimbangkan. Menurutnya, kapasitas TGB untuk menjadi pemimpin telah cukup.
"Ya saya sih menangkap ada plus minusnya TGB dalam konteks dia hadir di kancah politik nasional. Tetapi ya namanya manusia tidak sempurna, harus didorong plusnya, yang minusnya harus ditutup," tambah Ujang.
"Kalau saya sih melihatnya, persaingan cawapres dengan munculnya nama TGB ya semakin kompetitif, semakin bagus. Kalau semakin banyak pilihan kan semakin baik. Masyarakat banyak perspektif, banyak pilihan," kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin saat dihubungi Rabu (22/3/2023).
Kendati demikian, Ujang menilai TGB perlu menggenjot elektabilitasnya. Pasalnya, untuk bersaing di bursa cawapres 2024 itu memerlukan modak utama elektabilitas guna dilirik poros politik lain.
"Oleh karena itu, ingin kompetitif, ingin bersaing ya mesti TGB naikan elektabilitasnya agar dengan standar elektabilitas itu artinya ada dukungan publik, rakyat, pemilih kepada TGB. Jadi, salah satu indikator dukungan atau simpati publik ya pada elektabilitas cawapres itu," terang Ujang
Terlepas dari itu, Ujang menilai rekam jejak TGB untuk dilirik menjadi cawapres perlu dipertimbangkan. Apalagi, TGB pernah menjabat sebagai Gubernur NTB selama dua periode.
"Artinya, sudah teruji dalam kapasitas kepemimpinannya. Tinggal bagaimana di level nasional harus dimuncukkan lagi dalam konteks ketokohan itu. Karena kan, mohon maaf ya, belum jadi menteri, belum jadi pejabat di tingkat nasional," tutur Ujang.
Baca juga: HT Sebut TGB Layak Jadi Cawapres, Ahmad Rofiq: Perindo Sumbangkan Kader Terbaik
Tak hanya itu, pengalaman TGB dalam memimpin Partai Perindo juga perlu dipertimbangkan. Menurutnya, kapasitas TGB untuk menjadi pemimpin telah cukup.
"Ya saya sih menangkap ada plus minusnya TGB dalam konteks dia hadir di kancah politik nasional. Tetapi ya namanya manusia tidak sempurna, harus didorong plusnya, yang minusnya harus ditutup," tambah Ujang.
(muh)
Lihat Juga :