Ancaman Cak Imin Bubarkan Koalisi Gerindra-PKB Dinilai Bentuk Ketegasan
Sabtu, 18 Maret 2023 - 07:57 WIB
loading...
A
A
A
"Dalam konteks yang lebih spesifik, suara pemilih Nahdliyin hanya dijadikan sebagai rebutan saja, sedangkan mesin politik Nahdliyin seolah tidak diberikan peran memadai dalam ruang kompetisi kepemimpinan nasional," tuturnya.
Dalam konteks ini, kata dia, PKB yang merupakan partai berbasis Islam dengan kekuatan suara terbesar hasil Pemilu 2019, seolah akan dipaksa untuk kesekian kalinya oleh kekuatan politik tertentu untuk mengalah dan mundur menjadi kontestasi pilpres.
"Di Pilpres 2019 lalu, setelah proposal Cak Imin untuk menjadi cawapres Jokowi bertepuk sebelah tangan, PKB hampir membentuk koalisi bersama partai lain untuk mengusung Gatot Nurmantyo-Muhaimin. Namun rencana koalisi itu terpaksa digagalkan karena Cak Imin berada di bawah tekanan kekuatan tertentu," katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, kini ikhtiar PKB untuk maju dalam kontestasi pilpres juga tengah dibayang-bayangi oleh tekanan serupa, yang akan memaksa PKB untuk tunduk pada perintah kekuasaan. "Karena itu, sikap tegas Muhaimin yang siap menyatakan koalisi Gerindra-PKB bubar jika Prabowo-Ganjar menguat, merupakan bentuk ketegasan atas sikap Gerindra yang hingga hari ini terlihat masih bermain dua kaki (double standard)," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :