Hashim Djojohadikusumo: Cawapres Prabowo Tidak Harus Cak Imin

Senin, 13 Maret 2023 - 08:14 WIB
loading...
Hashim Djojohadikusumo:...
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo mengatakan cawapres Prabowo Subianto tidak harus 100% Muhaimin Iskandar. Foto/istimewadi Pilpres 2024 Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo mengatakan soal kemungkinan Prabowo Subianto berduet dengan Ganjar Pranowo mesti disetuujui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Seberapa pun besar peluang menang, sosok pendamping Prabowo nanti harus dibicarakan dengan PKB sebagai kawan koalisi.

"Kemungkinan itu terbuka kalau Pak Ganjar mau jadi (cawapres). Tapi harus disetujui oleh PKB. Kan begitu harus disetujui PKB," ujar Hashim, Minggu (12/3/2023).

Hashim meyakini dari komunikasi dengan PKB beberapa waktu terakhir belum ada yang secara blak-blakan menyepakati cawapres Prabowo Subianto haruslah Muhaimin Iskandar (Cak Imin). "Saya kira bukan. Itu calon-calon yang disetujui dan tentu dicalonkan oleh PKB," ungkap Hashim.



Menurut Hashim posisi cawapres masih sangat terbuka dan dinamis. "Kami menangkap tidak perlu sampai 100 persen harus Pak Muhaimin. Kalau harus Ppak Muhaimin kan sudah deklarasi bulan Agustus tahun lalu. Sekarang masih terbuka," jelas Hashim.

Sebagaimana diketahui bahwa Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah menjalin kesepakatan kerja sama dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya untuk menghadapi Pilpres 2024. Hingga saat ini koalisi tersebut belum menentukan nama capres-cawapres definitif untuk didaftarkan dalam tahapan pendaftaran di KPU pada Oktober 2023 mendatang.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Kembali Ingatkan...
Prabowo Kembali Ingatkan untuk Hentikan Korupsi, Penyelundupan, Narkoba, hingga Judi
Nurul Arifin Sebut Riset...
Nurul Arifin Sebut Riset SSI Bukti Bahlil Berhasil Terjemahkan Visi Prabowo ke Publik
Bambang Pacul PDIP Kritik...
Bambang Pacul PDIP Kritik Pemerintah Utus Ketua MPR Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Momen Prabowo Sambut...
Momen Prabowo Sambut PM Narendra Modi di Istana Merdeka
Penyebaran Budaya LGBT...
Penyebaran Budaya LGBT Ancaman Negara Nonmiliter, Ada di Perpres yang Diteken Prabowo
Fenomena Korupsi di...
Fenomena Korupsi di Era Pemerintahan Prabowo Subianto
Indonesia Temukan Cadangan...
Indonesia Temukan Cadangan Emas Baru di Papua, Prabowo: Sangat Besar
Prabowo Luncurkan BBM...
Prabowo Luncurkan BBM Baru B50 Pertama di Indonesia
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
Rekomendasi
Bidik Pasar Triliunan...
Bidik Pasar Triliunan Dolar, OKX Luncurkan Marketplace Berbasis Agen AI
Kisah Maroko di Piala...
Kisah Maroko di Piala Dunia 2026: Cuma 7 Pemain Kelahiran Tanah Asal, Mayoritas dari Eropa
Kenapa BAIC Taruh Setengah...
Kenapa BAIC Taruh Setengah Nasib 2026 di Tangan T1?
Berita Terkini
Dilaporkan Roy Suryo...
Dilaporkan Roy Suryo ke Polisi, Lechumanan: Saya Kepengin Cepat Diperiksa
Prabowo Kembali Ingatkan...
Prabowo Kembali Ingatkan untuk Hentikan Korupsi, Penyelundupan, Narkoba, hingga Judi
Maruf Cahyono Gunakan...
Maruf Cahyono Gunakan Uang Gratifikasi untuk Renovasi Rumah dan Biayai Resepsi Pernikahan Anak
Yusril Minta Perpres...
Yusril Minta Perpres Pertahanan Negara Dipahami Utuh: Tidak Secara Khusus Berbicara mengenai LBGTQ
Menhut Siapkan Generasi...
Menhut Siapkan Generasi Baru Pemimpin Kehutanan melalui Penguatan SDM
Mantan Sekjen MPR Maruf...
Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Minta Fee Proyek Pakai Istilah Uang Assalammualaikum
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved