Longsor Natuna, Kepala BNPB Sebut 100 KK Akan Direlokasi Kurangi Dampak Risiko Bencana
Kamis, 09 Maret 2023 - 08:07 WIB
loading...
A
A
A
“Biasanya kalau terjadi bencana di tempat lain, untuk relokasi yang membangun rumah ini dilakukan PUPR tentu saja bekerja sama dengan BNPB terkait penganggaran,” jelas Suharyanto.
Guna mempercepat proses relokasi tersebut, Suharyanto meminta kepada Pemkab Natuna untuk melakukan pendataan. Sehingga apabila telah memasuki masa rehabilitasi dan rekonstruksi, proses pembangunan dapat segera dimulai.
Adapun relokasi tersebut dilakukan setelah lebih dari 27 rumah lenyap bak ‘ditelan’ tanah longsor di Kampung Genteng, Desa Pangkalan, Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna pada hari Senin 6 Maret 2023. Tanah longsor itu telah menyebabkan 35 orang hilang, 15 meninggal dunia, dan sebanyak 1.300 jiwa mengungsi.
Baca juga: Hujan Hambat Pencarian 35 Warga Korban Longsor Natuna
Penyebabnya, tingginya curah hujan, kondisi tanah yang labil, dan area perbukitan dengan kemiringan yang curam menjadi beberapa faktor pemicu terjadinya bencana tanah longsor tersebut.
Guna mempercepat proses relokasi tersebut, Suharyanto meminta kepada Pemkab Natuna untuk melakukan pendataan. Sehingga apabila telah memasuki masa rehabilitasi dan rekonstruksi, proses pembangunan dapat segera dimulai.
Adapun relokasi tersebut dilakukan setelah lebih dari 27 rumah lenyap bak ‘ditelan’ tanah longsor di Kampung Genteng, Desa Pangkalan, Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna pada hari Senin 6 Maret 2023. Tanah longsor itu telah menyebabkan 35 orang hilang, 15 meninggal dunia, dan sebanyak 1.300 jiwa mengungsi.
Baca juga: Hujan Hambat Pencarian 35 Warga Korban Longsor Natuna
Penyebabnya, tingginya curah hujan, kondisi tanah yang labil, dan area perbukitan dengan kemiringan yang curam menjadi beberapa faktor pemicu terjadinya bencana tanah longsor tersebut.
(kri)
Lihat Juga :