Longsor Natuna, Kepala BNPB Sebut 100 KK Akan Direlokasi Kurangi Dampak Risiko Bencana
Kamis, 09 Maret 2023 - 08:07 WIB
loading...
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Natuna yang akan merelokasi kurang lebih 100 kepala keluarga yang tinggal di sekitar kawasan terdampak longsor di Pulau Serasan, Kabupaten Natuna. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Upaya Pemerintah Kabupaten Natuna yang akan merelokasi kurang lebih 100 kepala keluarga yang tinggal di sekitar kawasan terdampak longsor di Pulau Serasan, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau mendapat dukungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Upaya ini sebagai bentuk upaya mengurangi dampak risiko bencana tanah longsor seperti yang terjadi pada 6 Maret 2023 lalu.
“Akan memindahkan 100 kepala keluarga di tempat yang baru,” ujar Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto usai menggelar rapat koordinasi bersama Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad dan Bupati Natuna Wan Siswandi di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Serasan yang juga menjadi Posko Tanggap Darurat Penanganan Bencana Tanah Longsor Natuna lewat keterangan resminya, Kamis (9/3/2023).
Baca juga: Longsor Natuna, BNPB: 15 Orang Meninggal, 35 Hilang, dan 1.300 Mengungsi
Suharyanto menuturkan Pemkab Natuna telah menyiapkan lahan yang akan menjadi lokasi relokasi. Untuk itu, BNPB akan melakukan koordinasi dengan beberapa kementerian dan lembaga seperti PUPR terkait pembangunannya.
“Tanahnya sudah ada. Kami sedang proses koordinasi nanti dengan Kementerian PUPR,” kata Suharyanto.
Dilanjutkannya, bahwa proses pembangunan rumah relokasi warga terdampak tanah longsor Natuna akan dikerjakan sepenuhnya oleh Kementerian PUPR dengan pembiayaan dari BNPB. Program relokasi ini akan dilakukan setelah memasuki masa rehabilitasi dan rekonstruksi.
“Akan memindahkan 100 kepala keluarga di tempat yang baru,” ujar Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto usai menggelar rapat koordinasi bersama Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad dan Bupati Natuna Wan Siswandi di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Serasan yang juga menjadi Posko Tanggap Darurat Penanganan Bencana Tanah Longsor Natuna lewat keterangan resminya, Kamis (9/3/2023).
Baca juga: Longsor Natuna, BNPB: 15 Orang Meninggal, 35 Hilang, dan 1.300 Mengungsi
Suharyanto menuturkan Pemkab Natuna telah menyiapkan lahan yang akan menjadi lokasi relokasi. Untuk itu, BNPB akan melakukan koordinasi dengan beberapa kementerian dan lembaga seperti PUPR terkait pembangunannya.
“Tanahnya sudah ada. Kami sedang proses koordinasi nanti dengan Kementerian PUPR,” kata Suharyanto.
Dilanjutkannya, bahwa proses pembangunan rumah relokasi warga terdampak tanah longsor Natuna akan dikerjakan sepenuhnya oleh Kementerian PUPR dengan pembiayaan dari BNPB. Program relokasi ini akan dilakukan setelah memasuki masa rehabilitasi dan rekonstruksi.
Lihat Juga :