Kesejahteraan Belum Membaik, Pekerjaan sebagai Nelayan Kian Ditinggalkan

Jum'at, 17 Juli 2020 - 13:05 WIB
loading...
Kesejahteraan Belum...
Perahu nelayan berjajar di bibir pantai Pacitan, Jawa Timur. Sampai hari ini tingkat kesejahteraan nelayan belum membaik. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah mengungkapkan penurunan jumlah rumah tangga bermata pencarian pada sektor perikanan tangkap. Hal itu ditunjukkan melalui data kelautan dan perikanan yang menampilkan adanya tren negatif jumlah nelayan dalam belasan tahun terakhir.

Pada 2003, ada sekitar 2,1 juta rumah tangga di sektor perikanan tangkap. Jumlah itu kemudian merosot tajam mulai 2004. Pada 2016, angkanya menjadi 965 ribu rumah tangga di sektor tersebut.

“Apabila dilihat dari jumlah nelayan , didapatkan angka sebanyak 2,6 juta nelayan perikanan tangkap pada tahun 2016. Juga ditemukan tren negatif, jumlah nelayan perikanan tangkap pada periode 2012-2016,” papar Ida dalam seminar daring, Kamis (16/7/2020).

(Baca: Fahri Hamzah Sebut Kebijakan Susi Larang Nelayan Tangkap Benur Salah Fatal)

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menilai fakta memprihatinkan tersebut menunjukkan semakin berkurangnya minat masyarakat untuk bekerja sebagai nelayan perikanan tangkap. Pada akhirnya, kondisi itu mengurangi potensi sumber daya manusia yang bisa dimanfaatkan untuk memajukan sektor perikanan tangkap.

Salah satu pemicu rendahnya minta untuk menjadi nelayan, lanjut Ida, karena rendahnya kesejahteraan pekerja di bidang tersebut. Data menunjukkan bahwa mayoritas klaster perikanan nelayan berada pada status miskin. Bahkan, jumlah nelayan miskin berkontribusi cukup signifikan pada angka kemiskinan secara nasional, mencapai sekitar 25 persen.

“Kalau ini dibiarkan, maka akan semakin menyurutklan minat generasi muda untuk menjadi nelayan. Bahkan, saat ini banyak pemuda Indonesia yang lebih memilih sebagai anak buah kapal (ABK) di kapal ikan asing demi mencari kesejahteraan yang lebih baik,” imbuhnya.

(Baca: Lindungi ABK Indonesia, Menaker Tegaskan RPP Awak Kapal Dipercepat)

Ia menambahkan, dari sisi ketenagakerjaan perlu dilakukan upaya agar profesi nelayan sebagai pekerjaan yang layak dan menyejahterakan bagi pekerja. Terlebih lagi di masa pandemi Covid-19 yang berimbas pada sektor ketenagakerjaan.

Data pekerja yang terdampak Covid-19 yang dihimpun Kemenaker, baik pekerja formal maupun informal mencapai lebih dari 3 juta orang. Sedangkan dari data yang sudah ditelusuri melalui BPJS mencapai 1,7 juta orang yang terdampak terdata by name, by address.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eksekusi Vonis 4,5 Penjara,...
Eksekusi Vonis 4,5 Penjara, KPK Jebloskan Noel ke Lapas Sukamiskin
Prabowo Pakai Peci Karanji...
Prabowo Pakai Peci Karanji Hadiri Pekan Petani dan Nelayan di Gorontalo
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Gorontalo, Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII
Momen Prabowo Ikut Tarik...
Momen Prabowo Ikut Tarik Jaring Bersama Nelayan Tambak Saat Panen Raya Udang di Kebumen
HNSI Apresiasi Komitmen...
HNSI Apresiasi Komitmen Prabowo Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan
Prabowo Janji Bangun...
Prabowo Janji Bangun 5.000 Desa Nelayan dalam 3 Tahun
Bantu Aktivitas Ekonomi...
Bantu Aktivitas Ekonomi Nelayan, Wilmar Serahkan Peralatan Tangkap Ikan
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Rekomendasi
Belum Move On, Aji Darmaji...
Belum Move On, Aji Darmaji Tak Kuat Lihat Rumah Lama dengan Mpok Alpa di Ciganjur
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Berita Terkini
Kapolri Diminta Transformasi...
Kapolri Diminta Transformasi Kultur Internal Bhayangkara
5 Pangdam Lulusan Akmil...
5 Pangdam Lulusan Akmil 1997 Teman Satu Angkatan Danpaspampres Mayjen Edwin Adrian Sumantha
Ketua BEM FH UBK Akui...
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta, DPR: Polri Harus Investigasi
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Pembacaan Dakwaan Hari Ini
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Roy Suryo Tegaskan Jokowi...
Roy Suryo Tegaskan Jokowi Harus Hadir di Pengadilan: Nggak Boleh Mengakali dengan Zoom
Infografis
Kwik Kian Gie, Ekonom...
Kwik Kian Gie, Ekonom yang Lantang Suarakan Indonesia Tak Boleh Tergantung IMF
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved