Dekati Kelompok Islam, Istana Tunjuk 2 Jenderal Hijau Pegang Komando TNI

Selasa, 07 Maret 2023 - 09:27 WIB
loading...
A A A
Greg menuturkan, Pak Harto jelas khawatir bila Gus Dur terpilih kembali sebagai Ketua Umum PBNU untuk periode ketiga. Yang perlu diperhatikan adalah dalam muktamar kali ini, Gus Dur berada di baris ketiga dari depan ketika acara pembukaan dan tidak disapa secara resmi oleh presiden.

Jurnalis Australia, David Jenkins secara gamblang mengetahui langsung ketidaksukaan Soeharto dengan Islam lewat wawancara khususnya dengan mantan Panglima Teritorium IV/Diponegoro tersebut. Jelang Pemilu 1977 Soeharto menerima IJ Kasimo, Frans Seda, dan beberapa orang lain. Sebelum para tamu duduk, dia berujar.

"Musuh kita bersama ialah Islam," kata Soeharto ditulis Jenkins dalam buku Soeharto & Barisan Jenderal Orba: Rezim Militer Indonesia 1975-1983(hal 35).

Merangkul Islam

Dekati Kelompok Islam, Istana Tunjuk 2 Jenderal Hijau Pegang Komando TNI

Presiden Soeharto bersama para menteri menghadiri acara Nuzulul Quran beberapa waktu lampau. Foto/Khastara Perpusnas

Soeharto boleh saja alergi dengan kalangan Islam. Namun secara politis jelas dia tak bisa selamanya berhadapan dengan kaum santri. Berbagai cara pun dilakukan agar kemesraan itu terjalin. Salah satu cara untuk mendekatkan diri dengan kelompok Muslim ditandai dengan didirikannya Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) pada Desember 1990.

Menurut Greg Barton, lima tahun sebelumnya tidak terbayang organisasi semacam ICMI dapat muncul. Dalam bulan-bulan sebelum organisasi ini resmi diluncurkan, Soeharto secara jelas telah mengutarakan niatnya untuk menyeponsori.

Sebagai hasilnya, ICMI sejak kelahirannya menjadi sangat dekat dengan Golkar-nya Soeharto. Indonesianis asal Amerika Serikat, R William Liddle berpandangan, ICMI didirikan bukan hanya untuk kooptasi oposisi yang potensial menentang Soeharto, termasuk para jenderal militer yang bermanuver melawan. ICMI juga sebuah alat untuk merayu kelompok-kelompok Islam tertentu untuk berpihak pada mantan Pangkostrad itu sebelum Pemilu 1992 dan Pemilihan Presiden 1993.

"Karena alasan inilah dikepalai BJ Habibie, orang dekat Soeharto. Dari pendirian ICMI, Soeharto menjamin organisasi ini di bawah control staf Habibie," kata Liddle dalam Media Dakwah Scripturalism: One Form of Islamic Political Thought and Action in New Order Indonesiadikutip Benyamin Fleming Intan di buku Agama Publik di Bumi Pancasila(hal 100).

Upaya merangkul kelompok Islam juga dilakukan melalui militer. The Smilling General, julukan Pak Harto, memilih perwira-perwira tinggi yang dekat dengan kalangan Muslim masuk dalam lingkarannya. Di kalangan militer, yang demikian ini disebut ABRI Hijau. Masuk dalam kategori ABRI Hijau antara lain Jenderal TNI R Hartono, Jenderal TNI Feisal Tanjung dan Letjen TNI Syarwan Hamid.

Duet Jenderal Santri

Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen mengatakan, ABRI Hijau adalah julukan untuk tentara yang berasal dari subkultur Islam dan dekat dengan kalangan tokoh-tokoh Islam seperti ulama, kiai, dan pimpinan ormas Islam. Sebaliknya, muncul pula istilah ABRI Merah Putih. Ini julukan untuk kelompok tentara yang dianggap nasionalis dan tidak membawa bendera agama. Masuk dalam golongan ini yaitu Benny Moerdani dan selanjutnya Edi Sudrajat.

Rivalitas ABRI Hijau dan ABRI Merah Putih telah mencuat pada 1990. Bukan sekedar berebut pengaruh pada Soeharto, namun perseteruan internal ini juga berujung pada karier militer mereka. Benny Moerdani sebagai pemeluk Katolik dan dianggap memiliki andil besar dalam menghabisi gerakan Islam menyingkirkan para ABRI Hijau dari pusaran inti TNI. Mereka dikotak dan dipinggirkan.

"Tokoh-tokoh militer yang terafiliasi dengan organisasi Islam terkendala untuk menduduki posisi strategis di tubuh TNI. Feisal Tanjung dan R Hartono, misalnya. Keduanya dari keluarga Muhammadiyah terhambat dalam promosi jabatan," tutur Muh Khamdan dalam Politik Identitas dan Perebutan Hegemoni Kuasa: Kontestasi dalam Politik Elektoral di Indonesia(hal 228).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
TNI di Kejaksaan: Antara...
TNI di Kejaksaan: Antara Persepsi Backing, Kepastian Hukum, dan Konsolidasi Negara
Keterlibatan TNI dalam...
Keterlibatan TNI dalam Penggeledahan Polri 8-10 Juli 2026
Prabowo Ingatkan Polri,...
Prabowo Ingatkan Polri, TNI hingga Jaksa: Sepatu, Bintang, dan Topimu dari Rakyat!
Daftar 31 Pati TNI AL...
Daftar 31 Pati TNI AL Naik Pangkat, Salah Satunya Laksma Khoirul Fu’ad yang Jabat Wadanpuspomal
TNI Buka Suara soal...
TNI Buka Suara soal Pengamanan Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah, Tegaskan Atas Permintaan Kejaksaan
Rumah Jampidsus Febrie...
Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Puluhan Anggota TNI, Ada Apa?
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur, Rumahnya di Jaksel Tak Lagi Dijaga Khusus TNI
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Rekomendasi
Jalur Mandiri Ujian...
Jalur Mandiri Ujian Tulis UNJ 2026 Masih Buka Pendaftaran, Simak Persyaratannya
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
Berita Terkini
Kejagung Bersama Kortas...
Kejagung Bersama Kortas Tipidkor Bakal Ungkap Peran Febrie Adriansyah di Kasus Korupsi
Perdagangan Karbon Dimulai,...
Perdagangan Karbon Dimulai, Menhut Dinilai Memiliki Peran Strategis
DPR Minta Kejagung Bentuk...
DPR Minta Kejagung Bentuk Tim Penyidik Independen yang Tidak Terafiliasi Febrie Adriansyah
Don Ritto Jadi Tersangka...
Don Ritto Jadi Tersangka Kasus Korupsi yang Jerat Eks Jampidsus, Ditahan di Rutan Polda
Rudi Margono Jadi Plt...
Rudi Margono Jadi Plt Jampidsus, Ini Rekam Jejak Pemikirannya tentang Perampasan Aset
Tok! Komisi III DPR...
Tok! Komisi III DPR Bentuk Panja Pengawasan 3 Kasus Korupsi yang Libatkan Eks Jampidsus
Infografis
Profil Pangkopassus...
Profil Pangkopassus Letjen TNI Djon Afriandi, Jenderal Kopassus Peraih Adhi Makayasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved