Danjen Kopassus Alumni Akmil 1980-an, Nomor 6 Lulusan Terbaik Kini Jabat Wamenhan
Jum'at, 03 Maret 2023 - 06:09 WIB
loading...
A
A
A
Lulusan Akmil 1981 ini menjabat Danjen Kopassus yang menjabat selama dua tahun sejak 2009 hingga 2011. Paulus merupakan Danjen Kopassus ke-24. Saat ini, pria kelahiran Manado, Sulawesi Utara pada 27 Juni 1956 menduduki jabatan sebagai Wakil Ketua DPR.
Selama berkarier di Korps Baret Merah, Paulus pernah menjabat sebagai Komandan Satuan (Dansat) 81 Gultor pada 2001 yang merupakan pasukan elite di Kopassus. Selanjutnya, Paulus menjabat sebagai Asisten Operasi Kepala Staf Daerah Militer (Asops Kasdam) Kodam I/Bukit Barisan. Selanjutnya diangkat menjadi Danrindam, kemudian Danrem 052/Wijayakrama.
Dia kemudian ditarik kembali untuk memimpin Korps Baret Berat dengan menjadi Danjen Kopassus menggantikan Mayjen TNI Pramono Edhie Wibowo. Pada 2011, Paulus diangkat menjadi Pangdam I/Bukit Barisan. Kurang lebih dua tahun berkiprah di Kodam I/Bukit Barisan, dia diangkat menjadi Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan Angkatan Darat (Dankodiklat TNI AD). Setelah pensiun dari TNI, Paulus memutuskan terjun ke dunia politik dan bergabung dengan Partai Golkar. Saat ini Paulus menjabat sebagai Sekjen Partai Golkar.
3. Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya
Wisnu Bawa Tenaya lahir di Banjar Munggu, Badung, Bali pada 24 April 1958. Wisnu merupakan Danjen Kopassus ke-25 yang memimpin sejak 2011-2012.
Selama mengabdi di Korps Baret Merah, Lulusan Akmil 1981 ini menyelesaikan sejumlah pendidikan militer di antaranya, Pendidikan Sussarcab If, Komando, Sussar Para, Gultor, Scuba Diver, Suspaska. Wisnu juga berhasil menyelesaikan pendidikan militernya di Seskoad, Sesko TNI hingga Lemhannas.
Berbagai jabatan strategis juga pernah disandangnya, mulai dari Danton Kopassandha, Wadan Grup 2/Kopassus, Danpusdikpassus Kopassus, Wadanjen Kopassus. Sempat meninggalkan kesatuannya di Kopassus dengan menjabat sebagai Kasdam VI/Tanjungpura, Kasdam VI/Mulawarman, Danpussenif Kodiklatad, Wisnu kembali ditarik kembali ke pasukan elite TNI AD itu dengan menjabat sebagai Danjen Kopassus dan selanjutnya sebagai Pangdam IX/Udayana.
4. Letjen TNI (Purn) Agus Sutomo
Agus Sutomo merupakan lulusan Akmil 1984. Agus Sutomo tercatat sebagai Danjen Kopassus ke-26. Perjalanan karier militer pria kelahiran Kelaten, Jawa Tengah, 14 Agustus 1960 ini cukup cemerlang. Agus Sutomo pernah menduduki sejumlah jabatan sangat strategis.
Di antaranya, Wadan Grup A Paspampres, Waasops Danpaspampres, kemudian Dangrup A Paspampres, Danrem 061/Suryakancana, Kasdivif 1/Kostrad, hingga Danpaspamres. Agus kemudian dipercaya memimpin pasukan elite TNI AD sebagai Wadanjen Kopassus. Sempat menjadi Danpaspampres, Agus kembali ditarik ke Korps Baret Merah dengan menjabat sebagai Danjen Kopassus 2012 hingga 2014.
Saat memimpin Kopassus, Agus Sutomo menyatakan siap dipenjara dan bertanggung jawab atas peristiwa penyerangan LP Cebongan, Sleman, Yogyakarta oleh 11 anggota Kopassus. Selanjutnya, Pangdam Jaya, Dankodiklat TNI-AD, Dansesko TNI dan terakhir sebagai Irjen Kemhan RI.
![Danjen Kopassus Alumni Akmil 1980-an, Nomor 6 Lulusan Terbaik Kini Jabat Wamenhan]()
Doni Monardo merupakan Danjen Kopassus ke-27 menggantikan seniornya Agus Sutomo. Lulusan Akmil 1985 ini menjabat sebagai orang nomor satu di Korps Baret Merah selama kurang lebih setahun pada 2014 hingga 2015.
Sebagai prajurit di pasukan elite TNI AD, Doni Monardo kenyang dengan pengalaman tempur. Berbagai medan operasi pernah dijalaninya mulai dari Operasi Seroja, di Timor Timur (Timtim) sekarang bernama Timor Leste, Operasi di Aceh hingga pembebasan kapal KM Sinar Kudus yang dibajak perompak di perairan Somalia dan sebagainya.
Dedikasi dan loyalitasnya dalam bertugas membuat kariernya cemerlang. Berbagai jabatan strategis pun dipercayakan kepada pria kelahiran Cimahi, Jawa Barat 10 Mei 1963 ini. Di antaranya, Danyon 11 Grup 1/Kopassus, Dan Grup A Paspampres, Danrem 061/Suryakancana, Wadanjen Kopassus, Danpaspampres, Danjen Kopassus, Pangdam XVI/Pattimura, Pangdam III/Siliwangi, Sesjen Wantannas, Kepala BNPB hingga purna tugas. Saat ini, Doni menjabat sebagai Ketua Umum PPAD.
Selama berkarier di Korps Baret Merah, Paulus pernah menjabat sebagai Komandan Satuan (Dansat) 81 Gultor pada 2001 yang merupakan pasukan elite di Kopassus. Selanjutnya, Paulus menjabat sebagai Asisten Operasi Kepala Staf Daerah Militer (Asops Kasdam) Kodam I/Bukit Barisan. Selanjutnya diangkat menjadi Danrindam, kemudian Danrem 052/Wijayakrama.
Dia kemudian ditarik kembali untuk memimpin Korps Baret Berat dengan menjadi Danjen Kopassus menggantikan Mayjen TNI Pramono Edhie Wibowo. Pada 2011, Paulus diangkat menjadi Pangdam I/Bukit Barisan. Kurang lebih dua tahun berkiprah di Kodam I/Bukit Barisan, dia diangkat menjadi Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan Angkatan Darat (Dankodiklat TNI AD). Setelah pensiun dari TNI, Paulus memutuskan terjun ke dunia politik dan bergabung dengan Partai Golkar. Saat ini Paulus menjabat sebagai Sekjen Partai Golkar.
3. Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya
![Danjen Kopassus Alumni Akmil 1980-an, Nomor 6 Lulusan Terbaik Kini Jabat Wamenhan]()
Wisnu Bawa Tenaya lahir di Banjar Munggu, Badung, Bali pada 24 April 1958. Wisnu merupakan Danjen Kopassus ke-25 yang memimpin sejak 2011-2012. 
Selama mengabdi di Korps Baret Merah, Lulusan Akmil 1981 ini menyelesaikan sejumlah pendidikan militer di antaranya, Pendidikan Sussarcab If, Komando, Sussar Para, Gultor, Scuba Diver, Suspaska. Wisnu juga berhasil menyelesaikan pendidikan militernya di Seskoad, Sesko TNI hingga Lemhannas.
Berbagai jabatan strategis juga pernah disandangnya, mulai dari Danton Kopassandha, Wadan Grup 2/Kopassus, Danpusdikpassus Kopassus, Wadanjen Kopassus. Sempat meninggalkan kesatuannya di Kopassus dengan menjabat sebagai Kasdam VI/Tanjungpura, Kasdam VI/Mulawarman, Danpussenif Kodiklatad, Wisnu kembali ditarik kembali ke pasukan elite TNI AD itu dengan menjabat sebagai Danjen Kopassus dan selanjutnya sebagai Pangdam IX/Udayana.
4. Letjen TNI (Purn) Agus Sutomo
![Danjen Kopassus Alumni Akmil 1980-an, Nomor 6 Lulusan Terbaik Kini Jabat Wamenhan]()
Agus Sutomo merupakan lulusan Akmil 1984. Agus Sutomo tercatat sebagai Danjen Kopassus ke-26. Perjalanan karier militer pria kelahiran Kelaten, Jawa Tengah, 14 Agustus 1960 ini cukup cemerlang. Agus Sutomo pernah menduduki sejumlah jabatan sangat strategis. 
Di antaranya, Wadan Grup A Paspampres, Waasops Danpaspampres, kemudian Dangrup A Paspampres, Danrem 061/Suryakancana, Kasdivif 1/Kostrad, hingga Danpaspamres. Agus kemudian dipercaya memimpin pasukan elite TNI AD sebagai Wadanjen Kopassus. Sempat menjadi Danpaspampres, Agus kembali ditarik ke Korps Baret Merah dengan menjabat sebagai Danjen Kopassus 2012 hingga 2014.
Saat memimpin Kopassus, Agus Sutomo menyatakan siap dipenjara dan bertanggung jawab atas peristiwa penyerangan LP Cebongan, Sleman, Yogyakarta oleh 11 anggota Kopassus. Selanjutnya, Pangdam Jaya, Dankodiklat TNI-AD, Dansesko TNI dan terakhir sebagai Irjen Kemhan RI.
5. Letjen TNI (Purn) Doni Monardo

Doni Monardo merupakan Danjen Kopassus ke-27 menggantikan seniornya Agus Sutomo. Lulusan Akmil 1985 ini menjabat sebagai orang nomor satu di Korps Baret Merah selama kurang lebih setahun pada 2014 hingga 2015.
Sebagai prajurit di pasukan elite TNI AD, Doni Monardo kenyang dengan pengalaman tempur. Berbagai medan operasi pernah dijalaninya mulai dari Operasi Seroja, di Timor Timur (Timtim) sekarang bernama Timor Leste, Operasi di Aceh hingga pembebasan kapal KM Sinar Kudus yang dibajak perompak di perairan Somalia dan sebagainya.
Dedikasi dan loyalitasnya dalam bertugas membuat kariernya cemerlang. Berbagai jabatan strategis pun dipercayakan kepada pria kelahiran Cimahi, Jawa Barat 10 Mei 1963 ini. Di antaranya, Danyon 11 Grup 1/Kopassus, Dan Grup A Paspampres, Danrem 061/Suryakancana, Wadanjen Kopassus, Danpaspampres, Danjen Kopassus, Pangdam XVI/Pattimura, Pangdam III/Siliwangi, Sesjen Wantannas, Kepala BNPB hingga purna tugas. Saat ini, Doni menjabat sebagai Ketua Umum PPAD.
6. Letjen TNI (Purn) Muhammad Herindra
Lihat Juga :