ZHO Abu Dhabi Sumbang 160 Rehal Al-Qur'an untuk Masjid Syekh Zayed Solo
Senin, 27 Februari 2023 - 14:07 WIB
loading...
Zayed Higher Organization for People of Determination (ZHO) menyumbang 160 unit rehal Al-Quran untuk Masjid Syekh Zayed di Solo, Jawa Tengah. FOTO/Humas Majelis Hukama Muslimin Indonesia
A
A
A
JAKARTA - Organisasi Tertinggi Zayed untuk Penyandang Disabilitas atau Zayed Higher Organization for People of Determination (ZHO) menyumbang 160 unit rehal Al-Qur'an untuk Masjid Raya Syeikh Zayed di Solo, Jawa Tengah. Sebanyak 150 unit berupa Rehal Al-Quran berukuran kecil dan 10 lainnya berukuran besar.
ZHO yang berpusat di Abu Dhabi, Persatuan Emirate Arab merupakan organisasi yang bergerak dalam upaya menyediakan layanan pendidikan, rehabilitasi, dan terapi untuk mendukung individu dengan kebutuhan khusus. Sementara Rehal adalah bangku kecil khusus tempat menaruh Al-Qur'an yang hendak dibaca.
Duta Besar PEA untuk Indonesia, Abdulla Salem al-Dhaheri mengatakan, rehal yang disumbangkan dibuat oleh para penyandang disabilitas binaan ZHO. Rehal itu diproduksi dengan merek dagang "An-Nahlah" (Lebah) yang sudah memperoleh izin produksi dari otoritas terkait di PEA. Pembuatan dan penjualan rehal tersebut bekerja sama dengan Universitas Mohammed bin Zayed untuk Humaniora.
"Inisiatif kemanusiaan itu sejalan dengan arah kebijakan pemerintah PEA untuk mengintegrasikan penyandang disabilitas ke dalam masyarakat bekerja sama dengan Masjid Syeikh Zayed di Solo. Inisiatif ini bertujuan untuk memberdayakan para penyandang disabilitas dan mendukung industri lokal dengan merek dagang 'Lebah'," kata Abdulla Salem, Minggu (26/2/2023).
ZHO yang berpusat di Abu Dhabi, Persatuan Emirate Arab merupakan organisasi yang bergerak dalam upaya menyediakan layanan pendidikan, rehabilitasi, dan terapi untuk mendukung individu dengan kebutuhan khusus. Sementara Rehal adalah bangku kecil khusus tempat menaruh Al-Qur'an yang hendak dibaca.
Duta Besar PEA untuk Indonesia, Abdulla Salem al-Dhaheri mengatakan, rehal yang disumbangkan dibuat oleh para penyandang disabilitas binaan ZHO. Rehal itu diproduksi dengan merek dagang "An-Nahlah" (Lebah) yang sudah memperoleh izin produksi dari otoritas terkait di PEA. Pembuatan dan penjualan rehal tersebut bekerja sama dengan Universitas Mohammed bin Zayed untuk Humaniora.
"Inisiatif kemanusiaan itu sejalan dengan arah kebijakan pemerintah PEA untuk mengintegrasikan penyandang disabilitas ke dalam masyarakat bekerja sama dengan Masjid Syeikh Zayed di Solo. Inisiatif ini bertujuan untuk memberdayakan para penyandang disabilitas dan mendukung industri lokal dengan merek dagang 'Lebah'," kata Abdulla Salem, Minggu (26/2/2023).
Lihat Juga :