PKS Tidak Khawatir Suara Pendukung Anies Pindah ke Nasdem
Selasa, 21 Februari 2023 - 18:24 WIB
loading...
Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Kholid. Foto/pks.id
A
A
A
JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ) merespons hasil survei Litbang Kompas pada Januari 2023. PKS tidak khawatir jika ceruk pemilih mereka pindah ke Partai Nasdem pada Pemilu 2024 karena faktor Anies Baswedan .
"Tidak (khawatir pemilihnya akan berpindah ke Nasdem)," kata Juru Bicara PKS Muhammad Kholid kepada wartawan, Selasa (21/2/2023).
Dia mengatakan, PKS menghormati hasil survei terbaru Litbang Kompas tersebut. Hasil survei itu dijadikan masukan bagi PKS.
Baca juga: Dukung Anies Capres 2024, Elektabilitas Nasdem Naik Signifikan, Demokrat dan PKS Melorot
Dia menuturkan, PKS juga melakukan kajian terhadap semua hasil survei berbagai lembaga. PKS juga melakukan survei mandiri secara reguler.
"Insya Allah informasi tersebut akan jadi pelengkap survei yang kami lakukan. Insya Allah pergerakan kami on the track," pungkasnya.
Diketahui, survei terbaru Litbang Kompas itu menunjukkan hanya Nasdem yang memperoleh efek ekor jas atau coattail effect. Sedangkan, elektabilitas Demokrat dan PKS justru mengalami penurunan.
Dalam survei yang dilakukan akhir Januari 2023 itu, tingkat keterpilihan Nasdem melonjak dari 4,3% menjadi 7,3%. "Nasdem mendapat efek ekor jas Anies, sehingga mengalami lompatan elektabilitas," kata Litbang Kompas dalam keterangan tertulisnya, Selasa (21/2/2023).
"Tidak (khawatir pemilihnya akan berpindah ke Nasdem)," kata Juru Bicara PKS Muhammad Kholid kepada wartawan, Selasa (21/2/2023).
Dia mengatakan, PKS menghormati hasil survei terbaru Litbang Kompas tersebut. Hasil survei itu dijadikan masukan bagi PKS.
Baca juga: Dukung Anies Capres 2024, Elektabilitas Nasdem Naik Signifikan, Demokrat dan PKS Melorot
Dia menuturkan, PKS juga melakukan kajian terhadap semua hasil survei berbagai lembaga. PKS juga melakukan survei mandiri secara reguler.
"Insya Allah informasi tersebut akan jadi pelengkap survei yang kami lakukan. Insya Allah pergerakan kami on the track," pungkasnya.
Diketahui, survei terbaru Litbang Kompas itu menunjukkan hanya Nasdem yang memperoleh efek ekor jas atau coattail effect. Sedangkan, elektabilitas Demokrat dan PKS justru mengalami penurunan.
Dalam survei yang dilakukan akhir Januari 2023 itu, tingkat keterpilihan Nasdem melonjak dari 4,3% menjadi 7,3%. "Nasdem mendapat efek ekor jas Anies, sehingga mengalami lompatan elektabilitas," kata Litbang Kompas dalam keterangan tertulisnya, Selasa (21/2/2023).
(rca)
Lihat Juga :