Serukan Rumah Ibadah Tak Jadi Tempat Kampanye, DMI dan Perindo Gelar Pertemuan

Senin, 13 Februari 2023 - 16:55 WIB
loading...
Serukan Rumah Ibadah...
Ketua Bidang Keagamaan DPP Partai Perindo Abdul Khaliq Ahmad menggelar pertemuan dengan Sekretaris Jenderal DMI, Imam Addaruqutni, Senin (13/2/2023). Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Ketua Bidang Keagamaan DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Abdul Khaliq Ahmad menggelar pertemuan dengan Sekretaris Jenderal Dewan Masjid Indonesia (DMI), Imam Addaruqutni, Senin (13/2/2023).

Bertempat di Kantor DMI, Matraman, Jakarta Pusat, Abdul Khaliq menyebutkan, ingin bersinergi dengan lembaga-lembaga keagamaan untuk menyerukan tempat ibadah tidak dijadikan tempat kampanye.

"Kami ingin Partai Perindo bisa membangun sinergi dengan lembaga-lembaga keagamaan untuk ikut menciptakan satu kehidupan keagamaan dan kebangsaan yang toleran, moderat, damai, dan teduh. Sehingga dengan begitu maka memasuki tahun-tahun politik situasi kehidupan kebangsaan kita menjadi kehidupan yang teduh yang damai," kata Khaliq di lokasi.

Ia melanjutkan, Partai Perindo yang dikenal sebagai partai yang inklusif bagi WNI yang ingin berjuang untuk Indonesia sejahtera, mendukung sikap DMI yang ingin masjid di seluruh Indonesia terbebas dari kampanye politik praktis. Menurutnya, masjid merupakan tempat yang plural akan pandangan politik.

Baca juga: Imbauan Bawaslu Tidak Kampanye di Rumah Ibadah Dinilai Berbasis Data

Untuk itu, jika ada satu penyampaian gagasan politik oleh salah satu pihak dikhawatirkan akan mengganggu ketenteraman masjid dalam menjalankan ibadah.

"Kalau ada salah satu pihak yang melakukan provokasi kampanye politik terhadap partai tertentu akan memecah belah kehidupan keagamaan kita, jadi itu yang kami berikan dukungan kepada DMI agar memang kehidupan keagamaan kita harus terbebas dari politik partisan," ujarnya.

Selain itu, Partai Perindo yang dikenal sebagai partai yang inklusif bagi WNI yang ingin berjuang untuk Indonesia sejahtera, mengajak seluruh lembaga keagamaan untuk mensukseskan Pemilu 2024 mendatang.

Menurutnya, semakin banyak aspirasi masyarakat yang menentukan pilihannya di kontestasi elektoral mendatang menandakan kedewasaan masyarakat Indonesia dalam berpolitik.

"Semakin banyak orang yang datang ke TPS semakin baik pertanda demokrasi kita dan semakin tinggi partisipasi kita itu juga akan menunjukkan bahwa kita menjadi bangsa yang dewasa secara politik," ucapnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Tama Langkun Dukung...
Tama Langkun Dukung Penegakan Hukum di BGN, Minta MBG Tetap Fokus untuk Rakyat
Sri Gusni: Pergantian...
Sri Gusni: Pergantian Pimpinan BGN Harus Jadi Momentum Pembenahan Menyeluruh Program MBG
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Perindo Sultra Bagi-bagi...
Perindo Sultra Bagi-bagi 500 Kupon BBM Pertamax Gratis untuk Ojol dan Warga Kendari
Rekomendasi
Nikahi Jennifer Coppen,...
Nikahi Jennifer Coppen, Justin Hubner Berikan Mahar 12 Gram Emas dan Uang 2.026 Euro
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Jerman vs Curacao: Sang...
Jerman vs Curacao: Sang Debutan Jadi Ujian Perdana Die Mannschaft
Berita Terkini
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved