Jokowi Gusar 60% Belanja Iklan Diambil Platform Asing, Wishnutama: Perlu Segera Diikuti Perubahan Kebijakan
Minggu, 12 Februari 2023 - 15:51 WIB
loading...
A
A
A
Jokowi mengungkapkan Menkominfo Johnny G Plate telah mengajukan izin prakarsa mengenai rancangan peraturan presiden (perpres) tentang kerja sama perusahaan platform digital dengan perusahaan pers untuk mendukung jurnalisme yang berkualitas. Namun, ada usulan lain rancangan perpres tentang tanggung jawab perusahaan platform digital untuk mendukung jurnalisme yang berkualitas.
Baca juga: Jokowi Sedih 60% Belanja Iklan Media Diambil Platform Asing, HT Soroti Kebijakan Johnny Plate
"Saran saya bertemu, kemudian dalam satu bulan ini harus selesai mengenai perpres ini. Jangan lebih dari satu bulan, sudah saya akan ikut nanti dalam beberapa pembahasan mengenai ini," kata Jokowi.
Presiden Jokowi menjelaskan 60% belanja iklan yang diambil oleh media digital terutama platform-platform asing mengakibatkan sumber daya keuangan media konvensional semakin berkurang.
"Sekali lagi sekitar 60% belanja iklan telah diambil oleh media digital terutama platform plaform asing. Artinya Apa? sumber daya keuangan media konvensional akan semakin berkurang terus. Larinya pasti ke sana dan sebagian sudah mengembangkan diri ke media digital tetapi dominasi platform asing dalam mengambil belanja iklan ini telah menyulitkan media dalam negeri kita," ucapnya.
Baca juga: Jokowi Sedih 60% Belanja Iklan Media Diambil Platform Asing, HT Soroti Kebijakan Johnny Plate
"Saran saya bertemu, kemudian dalam satu bulan ini harus selesai mengenai perpres ini. Jangan lebih dari satu bulan, sudah saya akan ikut nanti dalam beberapa pembahasan mengenai ini," kata Jokowi.
Presiden Jokowi menjelaskan 60% belanja iklan yang diambil oleh media digital terutama platform-platform asing mengakibatkan sumber daya keuangan media konvensional semakin berkurang.
"Sekali lagi sekitar 60% belanja iklan telah diambil oleh media digital terutama platform plaform asing. Artinya Apa? sumber daya keuangan media konvensional akan semakin berkurang terus. Larinya pasti ke sana dan sebagian sudah mengembangkan diri ke media digital tetapi dominasi platform asing dalam mengambil belanja iklan ini telah menyulitkan media dalam negeri kita," ucapnya.
(abd)
Lihat Juga :