Papua Memanas, DPR Desak Tindak Lanjut Perpres Pelibatan TNI untuk Terorisme

Rabu, 08 Februari 2023 - 08:15 WIB
loading...
Papua Memanas, DPR Desak...
Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid mengaku prihatin dengan kondisi Papua yang semakin memanas dan mendesak tindak lanjut Perpres Pelibatan TNI untuk Terorisme. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komisi I DPR RI menyampaikan keprihatinannya atas meningkatnya eskalasi di Papua. Terbaru, pesawat Susi Air dibakar dan dugaan pilot disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

"Jadi di rapat itu ada beberapa catatan bahwa eskalasi terjadi di Papua dan seperti kita lihat saat ini. Jadi yang pertama saya ikut prihatin," kata Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (7/2/2023).

Meutya berharap masalah ini bisa segera diselesaikan. Ia pun meminta pihak-pihak terkait khususnya TNI untuk melakukan komunikasi agar pilot yang diduga disandera ini bisa segera dibebaskan. "Saya minta pihak-pihak untuk berkomunikasi terutama juga dari TNI bagaimana agar pilot ini kalau betul disandera agar bisa segera dibebaskan," harapnya.

Baca juga: Pilot Pesawat Susi Air Disandera KKB Nduga Pimpinan Egianus Kogeya

Politikus Partai Golkar ini mengungkapkan, yang sempat mengemuka pada rapat beberapa waktu lalu adalah dorongan Komisi I DPR agar TNI punya dasar hukum yang kuat untuk berada di Papua, yakni tindak lanjut atas Peraturan Presiden (Perpres) Pelibatan TNI untuk Terorisme. "Kemarin Komisi I mendorong agar segera tidak lanjut dari perpres yang sudah disetujui Komisi I, Perpres pelibatan TNI untuk terorisme. Jadi mungkin itu yang kemarin diminta teman-teman TNI," ungkap Meutya.

Baca juga: Media Asing Soroti KKB Sandera Pilot Selandia Baru di Papua, Ini Tuntutannya

Dengan Perpres itu, dia menjelaskan, TNI memiliki dasar hukum untuk bisa melakukan penanganan dengan baik di Papua. Akan tetapi, tanpa menunggu perpres pun Komisi I DPR meminta Panglima TNI untuk terus siaga.

"Jadi eskalasinya meningkat dan itu bukan hanya analisis, saya rasa teman-teman media juga melihat sehingga perlu penanganan khusus dan strategi-strategi baru untuk pendekatan penanganan Papua," terangnya.

Terkait pendekatan humanis di konflik Papua, menurut Meutya, pendekatan humanis tetap bisa dilakukan, namun bukan berarti aparat hanya berdiam diri saat ada warga masyarakat yang diserang, ataupun terjadi pelanggaran dan juga teror-teror. Tentu TNI harus bertindak tegas dengan tetap melakukan pendekatan dialogis atau humanis.

" Tentu TNI harus tegas. Tapi pendekatan keseharian terhadap kelompok-kelompok tersebut harus dilakukan secara juga dialogis atau humanis serta berjalan bersama-sama. Tapi sekali lagi kalau ada kekerasan tentu tegas tapi dalam kerangka penyelesaian akhir tentu ada dialog-dialog dengan kelompok ini," tandasnya.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setujui Usulan Tambahan...
Setujui Usulan Tambahan Anggaran Kemhan Rp195 Triliun, Komisi I Bakal Diteruskan ke Banggar
750 Yonif Teritorial...
750 Yonif Teritorial Pembangunan, Strategi TNI Menghadapi Ancaman Baru
TNI Ikut Atasi Begal,...
TNI Ikut Atasi Begal, DPR: Harus Terukur dan Punya Dasar Hukum yang Jelas
Komisi I Ingatkan Pemerintah...
Komisi I Ingatkan Pemerintah Hati-hati Jadikan Bandara Kertajati sebagai Bengkel Pesawat Hercules
Pengamat Militer: Pembangunan,...
Pengamat Militer: Pembangunan, Keamanan, dan Keadilan Sosial Kunci Atasi Konflik Papua
Terima Dubes Thailand,...
Terima Dubes Thailand, Utut: DPR Bahas Penguatan Kerja Sama Strategis
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Wadanyon HSSBI KKB Kodap...
Wadanyon HSSBI KKB Kodap XVI Yahukimo Ditangkap, Satgas Cartenz Sita Amunisi dan Sajam
Rekomendasi
Tips MotionTrade: Modus...
Tips MotionTrade: Modus Penipuan Berkedok Customer Service, Investor Wajib Waspada!
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
David dan Victoria Beckham...
David dan Victoria Beckham Kirim Sinyal Damai untuk Brooklyn di Hari Ayah
Berita Terkini
GNB Bahas RUU Polri...
GNB Bahas RUU Polri saat Bertemu Megawati
Breaking News, Kejaksaan...
Breaking News, Kejaksaan Kabulkan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa!
Dirjen Imigrasi Minta...
Dirjen Imigrasi Minta Rencana Perluasan Bebas Visa Ditinjau Kembali
Megawati Gelar Silaturahmi...
Megawati Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Gerakan Nurani Bangsa, Ada Istri Gus Dur hingga Romo Magnis
GIC: Ziarah Kapolri...
GIC: Ziarah Kapolri Bentuk Penghormatan Tulus terhadap Tokoh Bangsa Tanpa Kecuali
Prabowo Bertemu Profesor...
Prabowo Bertemu Profesor Imperial College London di Istana, Bahas Apa?
Infografis
15 Kolonel Pecah Bintang...
15 Kolonel Pecah Bintang Jadi Brigjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved