KSAD Dudung Absen Rapat DPR, Wakil Ketua Komisi I Minta Jangan Dibesar-Besarkan

Sabtu, 04 Februari 2023 - 16:58 WIB
loading...
KSAD Dudung Absen Rapat...
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman. Foto/Dok MPI/Arif Julianto
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari menilai absennya Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman dalam rapat kerja Komisi I DPR dengan TNI pada Kamis, 2 Februari 2023 tidak perlu dibesar-besarkan. Abdul Kharis menjelaskan, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono sudah mengirimkan surat kepada Komisi I DPR tentang alasan KSAD Dudung berhalangan hadir pada rapat tersebut.

Apalagi, KSAD Dudung sudah wakilkan oleh Wakasad Letnan Jenderal (Letjen) TNI Agus Subiyanto. “Panglima sudah kirim surat ke kita (terkait ketidakhadiran KSAD Dudung),” ujar Abdul Kharis saat dihubungi, Sabtu (4/2/2023).

Menurutnya, bukan masalah KSAD Dudung absen dalam rapat dan tidak mendampingi Yudo Margono. Sebab, Dudung sudah menyampaikan laporan kepada Panglima TNI bahwa tidak bisa hadir pada rapat DPR karena ada kegiatan kunjungan kerja di luar negeri.

Baca juga: Absen Raker, KSAD Dudung Diminta Lebih Hormati DPR

Abdul Kharis berpendapat, jadwal rapat pembahasan Papua sebenarnya bisa digeser ke waktu lainnya. “Kepentingannya kalau memang ada komunikasi, misalnya ‘Bu Ketua pas kunjungan’ oke kalau gitu kita geser kapan. Kalau gitu saja beres, sehingga tidak perlu dipolitisir berlebihan itu,” kata politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Dia mengatakan, KSAD Dudung dapat menjadi solusi masalah yang tengah berlangsung di Papua. Sebab, Dudung dinilai prajurit profesional dan sudah malang melintang di berbagai penugasan operasi.

“Sehingga kita sangat berharap konsep dari Pak Dudung untuk penyelesaian Papua, di samping itu masalah yang ada di Indonesia bagian timur tersebut adalah teritorial Angkatan Darat,” ujarnya.

Baca: Komisi I Minta KSAD Dudung Perbaiki Komunikasi, Panglima TNI: Nanti Saya Sampaikan

“Jadi, ini bukan sesuatu yang harus dibesar besarkan. Intinya agar ada pembicaraan dan cari solusi bersama. Sebenarnya sederhana permasalahannya,” sambungnya.

Dia pun berharap agar KSAD Dudung bisa hadir pada rapat bersama Komisi I DPR berikutnya. Diberitakan sebelumnya, Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid mengatakan, ia dan pimpinan Komisi I lainnya mengaku baru tahu Jenderal Dudung absen dalam raker.

"Biasanya ada komunikasi lebih awal tapi ini Pak KSAD tidak hadir, seluruh pimpinan baru tahu hari ini," kata Meutya di Ruang Rapat Komisi I DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/2/2023).

Menurut Meutya, agenda raker itu adalah membahas Papua yang lebih banyak merupakan wewenang TNI AD. "Kita sebenarnya membahas Papua, meskipun Pak Wakasad bisa menjawab dengan baik," katanya.

Absennya Dudung dalam raker memang disampaikan dalam surat Panglima TNI Laksamana Yudo Margono. Di dalamnya memberitahukan bahwa Dudung sedang kunjungan kerja ke Korea.

Namun, Meutya tetap mempertanyakan alasan Dudung tidak memberi pemberitahuan sendiri. "Kami apresiasi (surat) dari panglima, tapi biasanya kan yang bersangkutan juga mengirimkan surat," ujar politikus Partai Golkar ini.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setujui Usulan Tambahan...
Setujui Usulan Tambahan Anggaran Kemhan Rp195 Triliun, Komisi I Bakal Diteruskan ke Banggar
TNI Ikut Atasi Begal,...
TNI Ikut Atasi Begal, DPR: Harus Terukur dan Punya Dasar Hukum yang Jelas
Komisi I Ingatkan Pemerintah...
Komisi I Ingatkan Pemerintah Hati-hati Jadikan Bandara Kertajati sebagai Bengkel Pesawat Hercules
Terima Dubes Thailand,...
Terima Dubes Thailand, Utut: DPR Bahas Penguatan Kerja Sama Strategis
Belajar dari Kasus Andrie...
Belajar dari Kasus Andrie Yunus, Komisi I Usul Aturan Peradilan Militer Direvisi
Prabowo Bertemu KSAD,...
Prabowo Bertemu KSAD, Bahas Update Pembangunan 300 Jembatan-Renovasi Sekolah
KSAD Soroti Produksi...
KSAD Soroti Produksi Film Pesta Babi: Duitnya dari Mana?
BSKDN Gelar Rakor Regional...
BSKDN Gelar Rakor Regional di Kendari Perkuat Implementasi Program Prioritas Nasional
Tampil Perdana di Rapat...
Tampil Perdana di Rapat Gubernur BI, Thomas Djiwandono Bicara Ini
Rekomendasi
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Aturan Baru FIFA Makan...
Aturan Baru FIFA Makan Korban Pertama: Almiron Dikartu Merah Gara-Gara Tutup Mulut
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Berita Terkini
4 Keputusan Munas Kader...
4 Keputusan Munas Kader Muda NU, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo hingga Tolak Zonasi AHWA
Mantan Petinggi OJK...
Mantan Petinggi OJK Ditahan Bareskrim terkait Kasus Dana Syariah Indonesia
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
Sony Sonjaya Ungkap...
Sony Sonjaya Ungkap 41 Nama Diduga Minta Titik SPPG, Sahroni Khawatir untuk Mengelabui Penyidik
Din Syamsuddin Sebut...
Din Syamsuddin Sebut Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipaksakan: Kezaliman yang Nyata
Periksa Silmy Karim,...
Periksa Silmy Karim, KPK Telusuri Asal-usul Aset
Infografis
Sejarah, Puan Maharani...
Sejarah, Puan Maharani Menjadi Ketua DPR 2 Periode
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved