Tingkatkan SDM Unggul, Strategi Jitu Jokowi Menuju Indonesia Emas 2045
Jum'at, 27 Januari 2023 - 15:35 WIB
loading...
A
A
A
“Kita bisa melihat bahwa anak-anak muda Indonesia yang punya bakat, punya keterampilan itu juga sudah diwadahi oleh pemerintah. Disalurkan melalui kegiatan beasiswa serta perlombaan-perlombaan baik itu di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.
Baca juga: Kerja Nyata Jokowi Antarkan Negara dan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045
Terbukti dengan realisasi program Jokowi dan ruang yang disediakan pemerintah, ada peningkatan cukup signifikan terkait Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia. Menilik data BPS, IPM di 2021 berada di angka 72,29.
Kemudian pada 2022 IPM meningkat sebanyak 0,62 poin menjadi 72,92. Berdasarkan data yang dihimpun BPS, sejak 2014 ada peningkatan IPM dengan rata-rata 0,77% setiap tahunnya. “Kalau saya lihat perubahan ada pada anak muda khususnya mahasiswa. Saya mengapresiasi komitmen pemerintah yang berjalan hampir satu dekade ini,” ucapnya.
Pemerintahan Jokowi menganggarkan Rp608,3 triliun sebagai ikhtiar meningkatkan produktivitas dan kualitas SDM dalam RAPBN 2023. Langkah ini dilakukan untuk memanfaatkan bonus demografi dan siap menghadapi disrupsi teknologi serta menyiapkan SDM unggul untuk Indonesia Emas 2045.
Baca juga: Kerja Nyata Jokowi Antarkan Negara dan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045
Terbukti dengan realisasi program Jokowi dan ruang yang disediakan pemerintah, ada peningkatan cukup signifikan terkait Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia. Menilik data BPS, IPM di 2021 berada di angka 72,29.
Kemudian pada 2022 IPM meningkat sebanyak 0,62 poin menjadi 72,92. Berdasarkan data yang dihimpun BPS, sejak 2014 ada peningkatan IPM dengan rata-rata 0,77% setiap tahunnya. “Kalau saya lihat perubahan ada pada anak muda khususnya mahasiswa. Saya mengapresiasi komitmen pemerintah yang berjalan hampir satu dekade ini,” ucapnya.
Pemerintahan Jokowi menganggarkan Rp608,3 triliun sebagai ikhtiar meningkatkan produktivitas dan kualitas SDM dalam RAPBN 2023. Langkah ini dilakukan untuk memanfaatkan bonus demografi dan siap menghadapi disrupsi teknologi serta menyiapkan SDM unggul untuk Indonesia Emas 2045.
(cip)
Lihat Juga :