Orang Tua Perlu Mengakselerasi Diri Jaga Anak dari Pengaruh Buruk Medsos
Sabtu, 21 Januari 2023 - 08:52 WIB
loading...
A
A
A
Putri menjelaskan, banyak faktor yang mempengaruhi masuknya ideologi kekerasan pada anak, salah satunya kemiskinan dan pengaruh tumbuh kembang remaja yang belum matang, baik secara kognitif maupun mental. Kemampuan anak dalam mempertimbangkan risiko, dinilai menjadi tidak holistik dan cenderung bertindak impulsive.
"Pertimbangan-pertimbangan mereka terhadap resiko, terhadap konsekuensi, itu menjadi tidak lengkap. Jadinya mereka kadang-kadang seperti mengabaikan risiko-risiko yang bisa terjadi. Ditambah lagi pendidikan moral, pengatahuan aturan hukum, pengetahuan mereka tentang benar salah juga sangat minim, dan segala macamnya kan juga faktor penyumbang. Bahwa mereka nggak bisa berhitung risiko-risiko itu," katanya.
Hal-hal tersebut, menurut Putri, juga tidak semata-mata menjadi tanggung jawab lingkungan sekitar dan keluarga, khususnya orang tua. Dalam hal ini juga harus objektif melihat bagaimana upaya sistem pemerintahan yang ada dalam rangka melindungi anak-anak bangsa.
"Tentu bukan hanya orang tua yang bertanggung jawab di situ, kita perlu lagi melihat sistem pemerintahan kita dalam melindungi anak-anak kita. Bagaimana sistem yang ada terkait penyaringan informasi serta situs ilegal. Yang kita hadapi ini kan sesuatu yang sangat global, dan tidak bisa dilawan perorangan, harus dengan kebijakan dan kerja sama semua pihak," kata Kepala Biro Humas dan Ventura Universitas Pancasila ini.
"Pertimbangan-pertimbangan mereka terhadap resiko, terhadap konsekuensi, itu menjadi tidak lengkap. Jadinya mereka kadang-kadang seperti mengabaikan risiko-risiko yang bisa terjadi. Ditambah lagi pendidikan moral, pengatahuan aturan hukum, pengetahuan mereka tentang benar salah juga sangat minim, dan segala macamnya kan juga faktor penyumbang. Bahwa mereka nggak bisa berhitung risiko-risiko itu," katanya.
Hal-hal tersebut, menurut Putri, juga tidak semata-mata menjadi tanggung jawab lingkungan sekitar dan keluarga, khususnya orang tua. Dalam hal ini juga harus objektif melihat bagaimana upaya sistem pemerintahan yang ada dalam rangka melindungi anak-anak bangsa.
"Tentu bukan hanya orang tua yang bertanggung jawab di situ, kita perlu lagi melihat sistem pemerintahan kita dalam melindungi anak-anak kita. Bagaimana sistem yang ada terkait penyaringan informasi serta situs ilegal. Yang kita hadapi ini kan sesuatu yang sangat global, dan tidak bisa dilawan perorangan, harus dengan kebijakan dan kerja sama semua pihak," kata Kepala Biro Humas dan Ventura Universitas Pancasila ini.
(abd)
Lihat Juga :