Gerindra Keluarkan Instruksi Harian, Kader Harus Loyal Putusan Partai
Rabu, 04 Januari 2023 - 11:09 WIB
Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengeluarkan instruksi harian kepada semua kader untuk mengedepankan loyalitas kepada partai. FOTO/DOK.MPI
JAKARTA - Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengeluarkan instruksi harian kepada semua kader untuk mengedepankan loyalitas kepada partai. Menurutnya, tanpa loyalitas, nilai seorang kader adalah nol.
Dasco menjelaskan, di Partai Gerindra ada doktrin yang dikenal dengan istilah perkalian nol. Doktrin itu mengacu pada sistem penilaian kualitas kader yang menomorsatukan loyalitas atau kesetiaan pada perjuangan partai.
"Tanpa adanya kesetiaan semua kelebihan seorang kader akan dikalikan dengan nol alias tidak ada nilainya sama sekali," kata Dasco kepada wartawan, Rabu (4/1/2023).
"Misalnya kecerdasan, keberanian, ketangkasan, kepopuleran, militansi, seorang kader masing-masing diberi nilai 20, maka jika dijumlahkan secara keseluruhan kader tersebut akan mendapat nilai 100. Tetapi ada satu hal yang akan menjadi penilaian kunci yakni loyalitas. Tanpa adanya loyalitas maka nilai sempurna tersebut akan dikalikan dengan 0 (nol) alias menjadi hilang sama sekali," papar Wakil Ketua DPR ini.
Maka itu, Dasco memastikan loyalitas tidak bisa dibandingkan variabel-variabel penilaian lainnya. Loyalitas menjadi variabel penentu bernilai atau tidaknya variabel-variabel yang lain.
Lebih lanjut dia mengatakan, loyalitas berarti harus mematuhi keputusan dan arahan partai yang telah disepakati bersama. Dasco menegaskan Partai Gerindra telah memutuskan Prabowo Subianto adalah Calon Presiden (Capres) 2024, maka seluruh kader harus loyal terhadap keputusan partai tersebut.
Dasco menjelaskan, di Partai Gerindra ada doktrin yang dikenal dengan istilah perkalian nol. Doktrin itu mengacu pada sistem penilaian kualitas kader yang menomorsatukan loyalitas atau kesetiaan pada perjuangan partai.
"Tanpa adanya kesetiaan semua kelebihan seorang kader akan dikalikan dengan nol alias tidak ada nilainya sama sekali," kata Dasco kepada wartawan, Rabu (4/1/2023).
"Misalnya kecerdasan, keberanian, ketangkasan, kepopuleran, militansi, seorang kader masing-masing diberi nilai 20, maka jika dijumlahkan secara keseluruhan kader tersebut akan mendapat nilai 100. Tetapi ada satu hal yang akan menjadi penilaian kunci yakni loyalitas. Tanpa adanya loyalitas maka nilai sempurna tersebut akan dikalikan dengan 0 (nol) alias menjadi hilang sama sekali," papar Wakil Ketua DPR ini.
Maka itu, Dasco memastikan loyalitas tidak bisa dibandingkan variabel-variabel penilaian lainnya. Loyalitas menjadi variabel penentu bernilai atau tidaknya variabel-variabel yang lain.
Lebih lanjut dia mengatakan, loyalitas berarti harus mematuhi keputusan dan arahan partai yang telah disepakati bersama. Dasco menegaskan Partai Gerindra telah memutuskan Prabowo Subianto adalah Calon Presiden (Capres) 2024, maka seluruh kader harus loyal terhadap keputusan partai tersebut.
Lihat Juga :