PPKM Dicabut, Epidemiolog Sebut Garis Batas Pandemi Covid-19 Belum Terlampaui

Minggu, 01 Januari 2023 - 13:24 WIB
Epidemiolog Griffith University Australia, Dicky Budiman mengingatkan, garis batas akhir pandemi Covid-19, baik di Indonesia maupun dunia, belum terlampaui meski situasi terus membaik. FOTO/DOK.SINDOnews
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah resmi mencabut Pmberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) di seluruh daerah Indonesia. PPKM menjadi salah satu intervensi dalam penanganan pandemi Covid-19.

Epidemiolog Griffith University Australia, Dicky Budiman mengingatkan, garis batas akhir pandemi Covid-19, baik di Indonesia maupun dunia, belum terlampaui meski situasi terus membaik. "Menyambut tahun 2023 ini, kita harus ingat bahwa situasi global meskipun ada perbaikan tetapi masih ada jalan panjang, relatif panjang yang harus dilalui, garis pandemi ini belum kita lampaui," kata Dicky dalam keterangannya, Minggu (1/1/2023).



Dicky mengakui sebagian negara memang sudah mulai berani menyatakan diri keluar dari situasi krisis, sehingga mencabut beberapa kelonggaran. Berdasarkan sero survei, antibodi masyarakat meningkat bahkan 90% yang berarti mengindikasikan banyak kasus infeksi Covid-19 yang tidak terdeteksi. Namun hal itu juga mengindikasikan dan membuktikan bahwa banyak kasus infeksi tidak terdeteksi.

Baca juga: Breaking News, Presiden Jokowi Cabut PPKM
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!