Jazilul Fawaid Minta Pemerintah Perhatikan Nasib 162 Ribu Eks PMI

Jum'at, 10 Juli 2020 - 22:32 WIB
Menurut Gus Jazil, suatu negara bisa dikatakan maju atau tidak, diukur dari jumlah pengangguran yang ada. "Bila pengangguran di suatu negara tinggi maka negara itu bisa dikatakan tidak maju," tuturnya.

Dia mengatakan, banyak warga Indonesia yang bekerja di luar negeri. Ini menjadi pilihan sebab lapangan pekerjaan di dalam negeri terbatas. Mereka disebut sebagai pahlawan devisa karena dengan keberadaan mereka di luar negeri, ada uang yang mengalir ke Tanah Air.

"Nah menjadi pertanyaan, apabila mereka kembali ke Indonesia apakah mereka masih disebut sebagai pahlawan? Makanya para pekerja migran yang kembali ke Tanah Air nasib mereka harus tetap diperhatikan. Jangan sampai misalnya TKW yang bekerja di luar negeri di sektor domestik sebagai pembantu rumah tangga, saat bekerja kembali di Tanah Air, nasib mereka tetap sama, bekerja sebagai pembantu rumah tangga," katanya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!