Prabowo Bersyukur Bergabung dengan Pemerintah Mampu Satukan Indonesia
Minggu, 27 November 2022 - 14:15 WIB
Hal tersebut sempat membuatnya gusar. Prabowo lantas memilih mendatangi para pemilihnya pada 22 Mei dini hari.
"Itu (massa aksi) banyak yang kena gas air mata. Ada anak 18 tahun itu lihat saya (dan mengatakan), 'Pak Prabowo, kami siap mati untuk Pak Prabowo,'" ucap Prabowo meniru pendukungnya tersebut.
Prabowo lantas turun dari kendaraannya dan mendekati pendukungnya. "Kamu enggak boleh mati untuk saya. Kamu harus hidup untuk orang tuamu dan untuk bangsa Indonesia."
Menurutnya, kondisi tersebut bila dilanjutkan akan mengancam stabilitas. Ketua Umum Gerindra ini lantas berupaya bijak dengan menyerukan para pendukungnya untuk pulang. Langkah itu diambilnya karena sebagai pemimpin memiliki tanggung jawab besar.
"Saya minta semua pendukung saya pulang kembali supaya tidak ada perpecahan. Kita tidak boleh pecah, Saudara-Saudara. Siapa yang jadi presiden, gubernur enggak masalah, yang penting bekerja untuk rakyat Indonesia," tuturnya.
Prabowo melanjutkan, dirinya lantas mengumpulkan para pimpinan partai politik (parpol) pendukungnya guna membahas masalah tersebut. Lalu, tiba-tiba utusan Jokowi mendatanginya dan mengajukan rekonsiliasi.
"Itu (massa aksi) banyak yang kena gas air mata. Ada anak 18 tahun itu lihat saya (dan mengatakan), 'Pak Prabowo, kami siap mati untuk Pak Prabowo,'" ucap Prabowo meniru pendukungnya tersebut.
Prabowo lantas turun dari kendaraannya dan mendekati pendukungnya. "Kamu enggak boleh mati untuk saya. Kamu harus hidup untuk orang tuamu dan untuk bangsa Indonesia."
Menurutnya, kondisi tersebut bila dilanjutkan akan mengancam stabilitas. Ketua Umum Gerindra ini lantas berupaya bijak dengan menyerukan para pendukungnya untuk pulang. Langkah itu diambilnya karena sebagai pemimpin memiliki tanggung jawab besar.
"Saya minta semua pendukung saya pulang kembali supaya tidak ada perpecahan. Kita tidak boleh pecah, Saudara-Saudara. Siapa yang jadi presiden, gubernur enggak masalah, yang penting bekerja untuk rakyat Indonesia," tuturnya.
Prabowo melanjutkan, dirinya lantas mengumpulkan para pimpinan partai politik (parpol) pendukungnya guna membahas masalah tersebut. Lalu, tiba-tiba utusan Jokowi mendatanginya dan mengajukan rekonsiliasi.
Lihat Juga :