Pemuda Perindo: Anak Indonesia Tak Boleh Gagap Teknologi Hadapi Bonus Demografi
Senin, 24 Oktober 2022 - 11:17 WIB
Direktur Eksekutif DPP Pemuda Perindo Iqnal Shalat Sukma Wibowo dalam Podcast Aksi Nyata. Foto/Tangkapan layar
JAKARTA - Indonesia akan mengalami bonus demografi pada 2030. Menyikapi hal itu, Pemuda Perindo mengingatkan anak Indonesia tidak boleh gagap teknologi menghadapi bonus demografi tersebut.
Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut bahwa 64% penduduk Indonesia adalah usia produktif dari total jumlah penduduk sekitar 297 juta jiwa. Menurut Pemuda Perindo, anak Indonesia tidak boleh gagap teknologi dalam menyambut bonus demografi 2030, apalagi di tengah era digitalisasi.
"Nah seharusnya di sini pemerintah juga melek, berbenahlah agar 2030 ini banyak SDM-SDM kita ini yang sudah siap mencari uang tanpa harus ke kantor, ataupun tanpa harus on site ke lapangan seperti itu. Metode-metode itulah yang yang belum dipikirkan secara matang," kata Direktur Eksekutif DPP Pemuda Perindo Iqnal Shalat Sukma Wibowo dalam Podcast Aksi Nyata bertema "Digitalisasi Bekal Generasi Muda Hadapi Bonus Demografi", Minggu (23/10/2022).
Iqnal mengakui bahwa pandemi Covid-19 ini ada dampak positifnya, yakni membuat masyarakat jadi tidak gagap teknologi dan mau menggunakan teknologi. Namun, kebanyakan penggunaan teknologi itu untuk kebutuhan rapat, sementara untuk kerjanya masih agak susah. Sebagian kantor masih mewajibkan datang ke kantor.
Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut bahwa 64% penduduk Indonesia adalah usia produktif dari total jumlah penduduk sekitar 297 juta jiwa. Menurut Pemuda Perindo, anak Indonesia tidak boleh gagap teknologi dalam menyambut bonus demografi 2030, apalagi di tengah era digitalisasi.
"Nah seharusnya di sini pemerintah juga melek, berbenahlah agar 2030 ini banyak SDM-SDM kita ini yang sudah siap mencari uang tanpa harus ke kantor, ataupun tanpa harus on site ke lapangan seperti itu. Metode-metode itulah yang yang belum dipikirkan secara matang," kata Direktur Eksekutif DPP Pemuda Perindo Iqnal Shalat Sukma Wibowo dalam Podcast Aksi Nyata bertema "Digitalisasi Bekal Generasi Muda Hadapi Bonus Demografi", Minggu (23/10/2022).
Iqnal mengakui bahwa pandemi Covid-19 ini ada dampak positifnya, yakni membuat masyarakat jadi tidak gagap teknologi dan mau menggunakan teknologi. Namun, kebanyakan penggunaan teknologi itu untuk kebutuhan rapat, sementara untuk kerjanya masih agak susah. Sebagian kantor masih mewajibkan datang ke kantor.
Lihat Juga :