Generasi Muda Perlu Teladani Buya Syafii Ma'arif
Jum'at, 21 Oktober 2022 - 17:29 WIB
Untuk mengenang Buya Syafii dan menyebarkan keteladanannya, GP Nasdem menggelar Tadarus Kebangsaan: Meniti Jejak Mulia Buya Syafi'i Ma'arif di Pendapa Tunggul Pawenang, Sleman, DIY, Kamis (20/10/2022) malam. Hadir dalam acara ini pengurus DPP Partai Nasdem, perwakilan PWM dan PWNU DIY, budayawan Jadul Maula dan perwakilan Ma'arif Institut David Kris Alka.
"Semoga agenda ini menjadi gerakan restorasi untuk gerakan perubahan Indonesia yang salah satunya dengan meneladani ajaran Buya Syafi'i Ma'arif," katanya.
Perwakilan Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, Arif Jamali mengatakan, Buya Syafi'i menghargai dan membuka cakrawala anak muda. "Buya Syafi’i Ma’arif meski memiliki pemikiran yang liberal tetap kokoh terhadap nilai-nila agama," kata Arif.
Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DIY, Zuhdi Nuhdlor mengatakan, Buya Syafi'i memberikan pemahaman nasionalisme dan Islamisme. Buya memberikan pemahaman bahwa nasionalisme merupakan energi untuk memajukan bangsa.
"Menurut Buya Syafi'i umat Islam harus berkontribusi bagi negeri secara luas di negeri ini. Banyak celah yang masih harus diisi, terlebih bagi kaum muda," ujarnya.
"Semoga agenda ini menjadi gerakan restorasi untuk gerakan perubahan Indonesia yang salah satunya dengan meneladani ajaran Buya Syafi'i Ma'arif," katanya.
Perwakilan Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, Arif Jamali mengatakan, Buya Syafi'i menghargai dan membuka cakrawala anak muda. "Buya Syafi’i Ma’arif meski memiliki pemikiran yang liberal tetap kokoh terhadap nilai-nila agama," kata Arif.
Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DIY, Zuhdi Nuhdlor mengatakan, Buya Syafi'i memberikan pemahaman nasionalisme dan Islamisme. Buya memberikan pemahaman bahwa nasionalisme merupakan energi untuk memajukan bangsa.
"Menurut Buya Syafi'i umat Islam harus berkontribusi bagi negeri secara luas di negeri ini. Banyak celah yang masih harus diisi, terlebih bagi kaum muda," ujarnya.
(abd)
Lihat Juga :