12 Poin Lengkap Rekomendasi TGIPF Tragedi Kanjuruhan untuk PSSI

Selasa, 18 Oktober 2022 - 07:15 WIB
TGIPF Tragedi Kanjuruhan menyampaikan 12 poin rekomendasi kepada PSSI dalam laporan hasil investigasnya. Foto/dok.SINDOnews
JAKARTA - Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan telah melaporkan hasil investigasinya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Jumat (14/10/2022) lalu. Laporan TGIPF tersebut lalu diunggah di website resmi polkam.go.id.

Dalam laporan setebal 166 halaman itu, terdapat beberapa rekomendasi yang disampaikan ke pihak-pihak tekait, salah satunya PSSI. Pada halaman 129, di poin pertama TGIPF meminta agar Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan alias Iwan Bule beserta seluruh jajaran Komite Eksekutif mengundurkan diri dari jabatannya.



Tidak hanya itu, TGIPF juga mendesak PSSI untuk menjalankan prinsip keterbukaan informasi publik terhadap berbagai sumber dan penggunaan finansial, serta berbagai lembaga kegiatan usaha di bawah PSSI.

Baca juga: Tim TGIPF Investigasi Semua Tahapan Kerusuhan Kanjuruhan

Berikut 12 poin rekomendasi TGIPF kepada PSSI:

1. Secara normatif, pemerintah tidak bisa mengintervensi PSSI, namun dalam negara yang memiliki dasar moral dan etik serta budaya adiluhung, sudah sepatutnya Ketua Umum PSSI dan seluruh jajaran Komite Eksekutif mengundurkan diri sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas jatuhnya korban sebanyak 712 orang, dimana saat laporan ini disusun sudah mencapai 132 orang meninggal dunia, 96 orang luka berat, 484 orang luka sedang/ringan yang sebagian bisa saja mengalami dampak jangka panjang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!