Gus Yahya: Perluas Jangkauan Upaya Perdamaian ke Tingkat Global
Kamis, 13 Oktober 2022 - 06:27 WIB
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) dalam Editorial Meeting di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164 Jakarta, Rabu (12/10/2022). Foto/Ist
JAKARTA - Problem intoleransi di Bumi Pertiwi memang masih kerap menghantui. Hal tersebut tidak bisa dinafikan keberadaannya. Dari tahun ke tahun, kasus serupa tetap bermunculan, mulai dari pendirian negara Islam, kesulitan pembangunan gereja, diskriminasi terhadap kelompok Syiah dan Ahmadiyah, serta kasus lainnya.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) mengakui, memang terjadi hal-hal serupa dalam perkembangan zamannya.
Baca juga: Gus Yahya Staquf, Api Peradaban
Namun kata Gus Yahya, hal tersebut tidak berarti harus menghentikan upaya mengampanyekan perdamaian di tingkat global. Justru katanya, Indonesia harus bergulat juga secara internasional. Langkah ini tentu saja tanpa menafikan upaya mengharmonisasi hubungan persaudaraan antaragama sesama bangsa dalam negeri.
"Di samping tentu melakukan upaya dalam negeri, kita juga harus bergulat secara internasional," kata Gus Yahya itu dalam Editorial Meeting di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164 Jakarta, Rabu (12/10/2022).
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) mengakui, memang terjadi hal-hal serupa dalam perkembangan zamannya.
Baca juga: Gus Yahya Staquf, Api Peradaban
Namun kata Gus Yahya, hal tersebut tidak berarti harus menghentikan upaya mengampanyekan perdamaian di tingkat global. Justru katanya, Indonesia harus bergulat juga secara internasional. Langkah ini tentu saja tanpa menafikan upaya mengharmonisasi hubungan persaudaraan antaragama sesama bangsa dalam negeri.
"Di samping tentu melakukan upaya dalam negeri, kita juga harus bergulat secara internasional," kata Gus Yahya itu dalam Editorial Meeting di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164 Jakarta, Rabu (12/10/2022).
Lihat Juga :