Dampingi Jokowi ke Maluku Barat Daya, Prabowo: Kekayaan Indonesia yang Besar Ini Harus Dijaga
Jum'at, 16 September 2022 - 08:22 WIB
Menhan Prabowo Subianto mendampingi Presiden Jokowi dalam lanjutan kunjungan kerja di Provinsi Maluku. Foto/ist
MALUKU - Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto mendampingi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam kunjungan kerja di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Provinsi Maluku, Kamis (15/9/2022) di mana keduanya membahas mengenai pertahanan di wilayah perbatasan.
Prabowo mengatakan bahwa kekayaan Indonesia sebagian besar berada di wilayah timur Indonesia. Untuk itu, pulau-pulau terluar di kawasan tersebut harus dirancang untuk menjadi bagian dari pertahanan negara.
“Kekayaan kita sangat besar di wilayah ini, sangat-sangat besar, tidak hanya kekayaan ikan, tetapi juga kekayaan mineral di bawah laut, gas dan minyak bumi di bawah laut,” ujar Prabowo dalam keterangannya.
Baca juga: Top Prabowo! Begini Gagahnya Aksi Pesawat Tempur Rafale dan A-400M di Langit RI
Sementara itu, Jokowi pada kesempatan yang sama menekankan pentingnya desain pertahanan dan keamanan negara di titik-titik terluar Indonesia untuk melindungi potensi alam yang dimiliki Indonesia, terutama untuk wilayah-wilayah perbatasan seperti Maluku Barat Daya.
"Setelah kita melihat Maluku Tenggara, Maluku Barat Daya, kemudian Kabupaten Kepulauan Aru, kemudian Kota Tual, Saumlaki, kita melihat perlunya sebuah desain untuk pertahanan dan keamanan negara, di titik mana kira-kira yang paling tepat. Ini penting karena memang ini potensi yang ada di sini perlu dilihat secara detail," kata Jokowi.
Prabowo mengatakan bahwa kekayaan Indonesia sebagian besar berada di wilayah timur Indonesia. Untuk itu, pulau-pulau terluar di kawasan tersebut harus dirancang untuk menjadi bagian dari pertahanan negara.
“Kekayaan kita sangat besar di wilayah ini, sangat-sangat besar, tidak hanya kekayaan ikan, tetapi juga kekayaan mineral di bawah laut, gas dan minyak bumi di bawah laut,” ujar Prabowo dalam keterangannya.
Baca juga: Top Prabowo! Begini Gagahnya Aksi Pesawat Tempur Rafale dan A-400M di Langit RI
Sementara itu, Jokowi pada kesempatan yang sama menekankan pentingnya desain pertahanan dan keamanan negara di titik-titik terluar Indonesia untuk melindungi potensi alam yang dimiliki Indonesia, terutama untuk wilayah-wilayah perbatasan seperti Maluku Barat Daya.
"Setelah kita melihat Maluku Tenggara, Maluku Barat Daya, kemudian Kabupaten Kepulauan Aru, kemudian Kota Tual, Saumlaki, kita melihat perlunya sebuah desain untuk pertahanan dan keamanan negara, di titik mana kira-kira yang paling tepat. Ini penting karena memang ini potensi yang ada di sini perlu dilihat secara detail," kata Jokowi.
Lihat Juga :