Demokrat: Reshuffle Kabinet Lebih Penting, Hentikan RUU HIP
Senin, 29 Juni 2020 - 10:26 WIB
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Irwan. Foto/dpr.go.id
JAKARTA - Dalam video yang diunggah Biro Pers Setpres, Minggu (28/6) kemarin, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kesal dengan kinerja para menterinya dalam menangani pandemi Covid-19 dan dampaknya, bahkan Jokowi juga mengancam akan melakukan reshuffle kabinet .
Menanggapi hal itu, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Irwan melihat isu reshuffle kabinet akibat kinerja para pembantu Jokowi yang biasa-biasa saja lebih menarik ketimbang polemik Rancangan Undang-Undang tentang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).
“Reshuffle lebih menarik daripada HIP, ini menandakan persoalan dampak pandemi lebih utama ketimbang masalah RUU HIP,” kata pria yang akrab disapa Irwan Fecho ini kepada wartawan, Senin (29/6/2020).
(Baca: Reshuffle Kabinet Mencuat, IPW Sarankan Jokowi Ganti 11 Menteri Ini)
Menanggapi hal itu, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Irwan melihat isu reshuffle kabinet akibat kinerja para pembantu Jokowi yang biasa-biasa saja lebih menarik ketimbang polemik Rancangan Undang-Undang tentang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).
“Reshuffle lebih menarik daripada HIP, ini menandakan persoalan dampak pandemi lebih utama ketimbang masalah RUU HIP,” kata pria yang akrab disapa Irwan Fecho ini kepada wartawan, Senin (29/6/2020).
(Baca: Reshuffle Kabinet Mencuat, IPW Sarankan Jokowi Ganti 11 Menteri Ini)
Lihat Juga :