Koalisi Partai Lebih Awal Dinilai untuk Rebut Swing Voters
Senin, 18 Juli 2022 - 20:10 WIB
Wasisto Raharjo mengatakan, deklarasi dini koalisi partai disusul penetapan capres dan cawapres dinilai merupakan langkah positif untuk menarik calon pemilih. Foto/SINDOnews/Ilustrasi
JAKARTA - Deklarasi dini koalisi partai politik (parpol) disusul penetapan capres dan cawapres dinilai merupakan langkah positif untuk menarik calon pemilih. Hal ini diungkapkan oleh peneliti politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Wasisto Raharjo, Senin (18/7/2022).
Dikatakan Wasisto, keuntungan deklarasi diawal juga bisa diperoleh parpol dengan peluang meningkatnya elektabilitas.
"Deklarasi dini koalisi dan capres dan cawapres untuk saat ini adalah upaya untuk menarik perhatian calon pemilih, terutama yang belum jelas pilihan politiknya. Bagi parpol menengah dalam prosentase kursi DPR, deklarasi itu perlu menaikkan elektabilitas partai," kata Wasis.
Baca juga: Megawati Khawatir Krisis seperti Sri Lanka, Fahri Hamzah: Untung Ibu Ngomong
Wasis menjelaskan, pembentukan koalisi partai lebih awal sesuai dengan dinamika politik dan masyarakat yang berkembang saat ini. Dia memprediksi, bentukan koalisi partai lebih awal dapat mengubah peta dukungan publik.
Dikatakan Wasisto, keuntungan deklarasi diawal juga bisa diperoleh parpol dengan peluang meningkatnya elektabilitas.
"Deklarasi dini koalisi dan capres dan cawapres untuk saat ini adalah upaya untuk menarik perhatian calon pemilih, terutama yang belum jelas pilihan politiknya. Bagi parpol menengah dalam prosentase kursi DPR, deklarasi itu perlu menaikkan elektabilitas partai," kata Wasis.
Baca juga: Megawati Khawatir Krisis seperti Sri Lanka, Fahri Hamzah: Untung Ibu Ngomong
Wasis menjelaskan, pembentukan koalisi partai lebih awal sesuai dengan dinamika politik dan masyarakat yang berkembang saat ini. Dia memprediksi, bentukan koalisi partai lebih awal dapat mengubah peta dukungan publik.
Lihat Juga :