RUU KIA: Ibu Cuti Melahirkan Tidak Bisa Di-PHK

Senin, 20 Juni 2022 - 13:21 WIB
RUU KIA yang sedang dibahas oleh pemerintah dan DPR mengatur jatah cuti melahirkan bagi ibu hamil, dari semula tiga bulan menjadi enam bulan. FOTO/IST
JAKARTA - Rancangan Undang-undang tentang Kesejahteraan Ibu dan Anak ( RUU KIA ) saat ini sedang dibahas oleh pemerintah dan DPR. Regulasi ini salah satunya mengatur jatah cuti melahirkan bagi ibu hamil, dari semula tiga bulan menjadi enam bulan.

Dalam Pasal 4 Ayat (2) huruf a draf RUU KIA disebutkan, 'Selain hak sebagaimana dimaksud pada ayat (1), setiap Ibu yang bekerja berhak mendapatkan cuti melahirkan paling sedikit 6 (enam) bulan.



Penetapan masa cuti melahirkan tersebut akan menganulir peraturan sebelumnya di UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang menyebutkan durasi waktu cuti melahirkan hanya 3 bulan.

RUU KIA tersebut juga mengatur bahwa ibu yang melahirkan ataupun keguguran dan menjalani masa cutinya tidak bisa diberhentikan. Pasalnya cuti menjadi hak bagi setiap ibu melahirkan maupun keguguran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!