PDIP Harus Segera Putuskan Kandidat Capres untuk Akhiri Drama Adu Banteng

Kamis, 09 Juni 2022 - 11:07 WIB
Menurut dia, sinyal itu penting disampaikan Jokowi untuk menjamin program-program utamanya berlanjut sehingga ada warisan pemerintahannya (legacy). Sementara mereka yang menerima restu Jokowi, dukungan Jokowi sangat berarti agar mereka tak menghadapi hambatan apa pun saat maju ke gelanggang.

Agung di satu sisi kelompok-kelompok relawan Ganjar kerap bermanuver offside. Mereka merasa figur yang didukungnya secara otomatis harus diusung PDIP karena faktor elektabilitas yang tinggi. Padahal capres yang menentukan partai. Terlebih PDIP yang dikenal publik sebagai partai kader, menganggap elektabilitas hanya salah satu faktor dari banyak variabel penting lain seorang capres.

”Dalam beberapa kesempatan, kader-kader Banteng tampil merespons sikap Relawan Ganjar, termasuk kepada Ganjar sebagai kandidat. Mulai dari sebatas perkataan yang mengkritik kinerja sebagai gubernur hingga tak lagi mengundang Ganjar dalam acara-acara penting PDIP,” kata Agug.

Menurut dia, situasi ini meninggalkan dilema tersendiri bagi Jokowi kendati terakhir kali menyampaikan bahwa relasinya dengan Megawati seperti hubungan ibu-anak ketika bertemu pada peresmian Masjid At-Taufiq.

Melihat realitas tersebut, Agung menyarankan tiga hal. Pertama, kemunculan Ganjar sebagai kandidat capres potensial bersama Puan Maharrani dan beberapa kader lain adalah berkah yang membuktikan kaderisasi PDIP berjalan baik.

”Namun ini bisa menjadi musibah bila Ganjar atau Puan terus mempertontonkan perbedaan sikap secara langsung atau tidak melalui sikap para pendukungnya di hadapan publik,” kata dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!